GPUHammer Mengancam, Akurasi AI di GPU Bisa Rusak Hingga 0,1%

Author
Irham
Reading time:
July 14, 2025

Jika dulu yang banyak serangan siber menyerang sistem operasi hingga prosesor (CPU), sekarang giliran kartu grafis  yang jadi target. Komponen penting untuk menjalankan game, aplikasi AI, dan berbagai tugas berat lainnya ini, sekarang punya momok baru yang menarik perhatian yaitu GPUHammer.

GPUHammer

Apa Itu GPUHammer?

GPUHammer adalah jenis serangan yang bisa membuat data di memori GPU berubah secara paksa. Yang membuatnya mengerikan, perubahan ini bisa begitu kecil—hanya satu bit—tapi dampaknya besar.

Dalam uji coba, satu bit yang berubah bisa langsung menurunkan akurasi model AI dari 80% menjadi hanya 0,1%. Jadi, model yang seharusnya mengenali gambar dengan baik bisa jadi malah salah total, dan pengguna tidak tahu bahwa ada yang rusak dari dalam.

Serangan ini merupakan bagian dari teknik yang disebut RowHammer, yang sudah lebih dulu dikenal di dunia komputer. RowHammer bekerja dengan cara “mengganggu” memori secara fisik lewat akses berulang.

Baca Juga: Colorful Siapkan GPU dengan 2 Slot SSD, Inovatif?

Yang jadi masalah, tidak semua GPU punya sistem perlindungan yang cukup untuk mencegah hal ini. Apalagi di lingkungan cloud atau komputer virtual, di mana satu GPU bisa dipakai bersama oleh banyak pengguna. Penyerang tidak perlu mencuri data secara langsung. Cukup membuat gangguan kecil, lalu biarkan sistem yang rusak sendiri.

Tujuan Pembuat GPUHammer

Namun sebelum panik, penting untuk diketahui bahwa GPUHammer bukan buatan peretas jahat. Untungnya, ini hanya sebuah serangan siber uji coba, yang dibuat oleh tim peneliti dari University of Toronto sebagai bagian dari riset keamanan.

Tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa GPU modern juga rentan terhadap serangan hardware-level seperti RowHammer, dan untuk mendorong produsen serta pengguna lebih waspada terhadap risiko yang selama ini sering diabaikan.

Dengan kata lain, GPUHammer berfungsi sebagai alarm dini. Para peneliti ingin menunjukkan bahwa hanya dengan satu bit yang berubah, model AI bisa terganggu secara drastis. Mereka berharap riset ini jadi landasan bagi industri untuk memperkuat perlindungan sistem GPU, terutama dalam konteks penggunaan AI secara luas.

NVIDIA Sudah Siap Hadapi GPUHammer

Menanggapi temuan ini, NVIDIA menyarankan pengguna untuk mengaktifkan fitur ECC (Error Correction Code). Fitur ini bisa mendeteksi dan memperbaiki kesalahan kecil di memori sebelum berdampak besar.

Tapi perlu diketahui juga, ECC punya efek samping. Saat diaktifkan, kinerja AI bisa sedikit melambat (sekitar 10%) dan kapasitas memori yang bisa digunakan jadi berkurang sedikit. Meski begitu, perlindungan ini tetap penting, terutama jika GPU dipakai untuk pelatihan model AI atau aplikasi yang sensitif.

GPU keluaran baru seperti RTX 5090 dan H100 sudah lebih siap. Keduanya menggunakan on-die ECC, teknologi koreksi kesalahan yang tertanam langsung dalam chip, yang jauh lebih efisien dalam menangkal error akibat voltase tinggi dan padatnya susunan chip modern.

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 11, 2026 - 0

ASUS Luncurkan Mini PC RTX Spark, Bisa Main Game AAA Dengan Daya Hemat

ASUS luncurkan mini PC berbasis RTX Spark, ProArt GR1X, yang…
October 11, 2026 - 0

Atari Kembali Rilis 800XL Home Computer Klasiknya Dengan Upgrade Modern

Atari kembali membawa Home Computer klasiknya, 800XL, membawa upgrade modern,…
October 11, 2026 - 0

Sony Menjual Paten Terkait Teknologi VR Mereka ke Meta

Sony resmi menjual paten terkait VR mereka ke Meta, dikhawatirkan…
October 11, 2026 - 0

Razer Kembali Hadirkan Lini Mouse Gaming Ikoniknya via Basilisk V4

Razer kembali berikan update baru untuk lini mouse gaming ergonomis…