Manusia Masih Unggul Dari AI di Kompetisi Programmer

Author
Irham
Reading time:
July 21, 2025

Kompetisi pemrograman tingkat dunia berhasil dimenangkan manusia. Dalam ajang AtCoder World Tour Finals 2025 yang berlangsung di Tokyo, programmer asal Polandia, Przemysław Dębiak, menempati posisi teratas, mengalahkan model AI buatan OpenAI yang finis di urutan kedua.

Kategori yang diikuti adalah Heuristic Contest, sebuah tantangan yang mengharuskan peserta menulis kode untuk menggerakkan robot melintasi grid 30×30 seefisien mungkin. Dębiak bekerja selama sepuluh jam penuh tanpa bantuan teknologi AI. Ia hanya menggunakan Visual Studio Code dan fitur penyelesaian otomatis bawaan untuk mempercepat bagian yang berulang.Programmer Manusia kalahkan AI

Hampir Kalah dari AI

AI dari OpenAI sempat tampil kuat, namun hasil akhir menunjukkan selisih yang cukup mencolok. Selisih skor yang awalnya 5,5 persen melebar menjadi 9,5 persen setelah evaluasi resmi. Dębiak membagikan hasil tersebut di media sosial setelah diumumkan.

Menurut penyelenggara, model AI tampil solid dibanding peserta lain dengan cara kerja serupa. Namun Dębiak menyusun solusi yang jauh berbeda dan ternyata lebih efektif. Itulah yang membuatnya melampaui AI, bukan karena kecepatan, tetapi karena arah yang ia pilih saat menyusun strategi.

Baca Juga: Windows 11 Uji Fitur “Shared Audio”, Putar Suara ke Banyak Speaker Sekaligus • Jagat Review

Dębiak baru mengetahui bahwa AI dari OpenAI ikut berlaga satu minggu sebelum pertandingan dimulai. Ia terbang dari Warsawa ke Tokyo dan hanya sempat tidur sepuluh jam dalam tiga hari. Meski begitu, ia tetap mampu menjaga fokus hingga akhir kompetisi.

AI vs Manusia, Siapa Menang?

AI dikenal unggul dalam tugas-tugas yang membutuhkan perhitungan cepat dan penerapan algoritma secara langsung. Tapi untuk kontes panjang yang membutuhkan kreativitas sejak awal dan kemampuan menyesuaikan diri dengan kondisi yang terus berubah, manusia masih bisa unggul.

Dalam kasus ini, manusia menang bukan karena lebih cepat, tapi karena mampu melihat jalur solusi yang tidak dipertimbangkan oleh mesin. Keberhasilan ini bukan jaminan mutlak di masa depan, namun memberi pengingat bahwa kreativitas dan intuisi masih punya tempat dalam dunia pemrograman.

Apalagi, perlu diketahui bahwa AI pun hanya bisa mengerjakan sesuatu, selama model pembelajarannya disediakan, yang mana ini berasal dari manusia sendiri. Jadi AI, sekali lagi hanyalah alat bantu mempercepat pekerjaan manusia.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…

Gaming

September 26, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi AI Untuk Bantu Gamer Dengan Keterbatasan Fisik

Sony mematenkan teknologi AI yang dapat menyesuaikan input controller untuk…
September 26, 2026 - 0

Logitech G Pamerkan Perangkat Simulasi Game Racing RS50 McLaren

Logitech G meluncurkan perangkat gaming premium untuk game racing simulasi…
September 26, 2026 - 0

Razer Hadirkan Mako Gaming Speaker nan Mungil Tapi Kuat

Razer Mako kembali hadir dengan speaker gaming 2.1 berukuran mungil…
September 25, 2026 - 0

ASUS Buka Penjualan PC Desktop Gaming ROG G1000 Kelas Premium

ASUS rilis PC desktop gaming ROG G1000 yang dilengkapi Ryzen…