Samsung Mulai Kurangi QLED?
Samsung dilaporkan punya strategi baru untuk produk TV. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut dikabarkan bakal mengurangi produksi TV berbasis Quantum Dot dan mengalihkan fokus ke jenis lain. Quantum Dot sendiri digunakan di TV QLED bikinan Samsung.
Produksi Quantum Dot Dipangkas hingga 80%

Menurut laporan dari media lokal ETNews, Samsung berencana untuk mengurangi produksi TV berbasis Quantum Dot dari sekitar 10 juta unit pada 2025 menjadi hanya sekitar 2 hingga 3 juta unit pada 2026. Artinya, jumlah produksinya bisa turun sekitar 70-80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Menariknya, pengurangan produksi ini bukan berarti Samsung mengurangi produksi TV secara keseluruhan. Justru, Samsung disebut sedang mengganti sebagian lini QLED dengan TV Mini LED.
Sebelumnya, Samsung memiliki lini QLED yang menggunakan teknologi Quantum Dot untuk meningkatkan kemampuan reproduksi warna. Sementara itu, Mini LED menggunakan LED berukuran lebih kecil dalam jumlah yang lebih banyak sebagai sumber cahaya latar.
Samsung kini disebut menempatkan Mini LED sebagai pengganti lini QLED pada segmen tertentu. Dengan begitu, jumlah TV Samsung yang menggunakan teknologi Quantum Dot ikut berkurang, meskipun produksi TV secara keseluruhan tidak ikut turun.
Lantas, kenapa Samsung mengubah strategi tersebut?
China Bikin Persaingan Makin Ketat

Salah satu alasannya disebut berasal dari persaingan dengan produsen TV asal China. TCL dan Hisense semakin agresif menawarkan TV berbasis Quantum Dot dengan harga yang lebih murah.
Menurut laporan ETNews, terdapat pula produk dari sejumlah produsen China yang menggunakan material Quantum Dot dalam jumlah sangat sedikit, bahkan ada yang disebut tidak menggunakannya, tetapi tetap dipasarkan sebagai TV QD. Kondisi tersebut membuat Samsung semakin sulit bersaing hanya dengan mengandalkan teknologi Quantum Dot.
Di sisi lain, Mini LED menawarkan pendekatan yang berbeda. Teknologi ini menggunakan LED berukuran lebih kecil dan lebih banyak untuk meningkatkan kontrol terhadap cahaya latar, sehingga bisa menghasilkan tingkat kecerahan dan kontras yang lebih baik.
Baca Juga: Infinix Luncurkan TV X5Q 43”, QLED di Harga Rp3 Jutaan!
Neo QLED Juga Bakal Dipangkas?
Perubahan strategi Samsung ternyata tidak berhenti di QLED. Laporan yang sama menyebut lini Neo QLED juga akan dikurangi secara bertahap.
Produksinya disebut akan terus dikurangi hingga 2027 dan berpotensi dihentikan mulai 2028. Namun, perlu dicatat, informasi tersebut masih berasal dari laporan industri dan belum menjadi pengumuman resmi Samsung.
Samsung sendiri kini semakin mendorong Mini LED dan teknologi RGB LED sebagai bagian dari strategi TV premiumnya. Pada 2026, Samsung juga memperluas lini Micro RGB TV ke berbagai ukuran layar.
Baca Juga: Review Toshiba Z670S: Smart TV 144 Hz, Tampilan Berkelas, Kaya Fitur Gaming
Dengan perubahan tersebut, lini TV Samsung ke depannya tampaknya bakal semakin banyak menggunakan Mini LED dan teknologi RGB, sementara penggunaan Quantum Dot pada TV LCD mulai dikurangi.

















