ByteDance Borong Chip AI Huawei Gara-Gara Susah Dapatkan Chip AI NVIDIA

Author
Irham
Reading time:
December 30, 2025

ByteDance dilaporkan menandatangani kontrak pembelian chip AI Huawei senilai 40 miliar yuan, atau sekitar Rp 90-an triliun. Kesepakatan ini akan berjalan selama beberapa tahun mulai tahun depan, sekaligus menandai pergeseran arah ByteDance di tengah sulitnya mendapatkan GPU NVIDIA.

Bytedance Borong Chip AI Huawei

Selama ini, perusahaan teknologi China makin kesulitan mengamankan chip NVIDIA akibat pembatasan ekspor dari Amerika Serikat. Pemerintah China juga mendorong penggunaan chip buatan dalam negeri agar industri AI tidak terlalu bergantung pada teknologi asing. Situasi ini membuat Huawei muncul sebagai alternatif paling masuk akal.

Menurut laporan China Flash Market, ByteDance akan mulai menggunakan chip AI Huawei secara serius sejak kuartal pertama tahun depan. Padahal sebelumnya, perusahaan hampir tidak pernah memakai chip Huawei dalam skala besar.

Baca Juga: Update Terbaru di Windows 11 Insider Bikin File Explorer Lebih Ringan! • Jagat Review

Kebutuhan komputasi ByteDance sendiri terus melonjak. Perusahaan ini mengoperasikan chatbot AI Doubao yang saat ini memimpin pasar di China. Dalam setahun terakhir, penggunaan token Doubao naik lebih dari 250 persen, sementara kapasitas komputasi yang tersedia semakin terbatas.

Performa Chip AI Huawei Masih Rendah

Huawei menawarkan chip Ascend 910C yang performanya disebut sekitar 60 persen dari NVIDIA H100. Untuk mendekati performa server terbaru NVIDIA, Huawei menggabungkan ratusan chip dalam satu sistem, meski efisiensi dayanya masih lebih rendah.

Byedance Borong Chip AI Huawei

Analis menilai keputusan ByteDance lebih didorong oleh kondisi pasar dan tekanan kebijakan, bukan semata soal performa terbaik. Huawei memang belum sepenuhnya bisa menggantikan NVIDIA, tetapi dalam situasi saat ini, chip Ascend menjadi pilihan paling realistis agar layanan AI ByteDance tetap berjalan.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 17, 2026 - 0

Politisi Amerika Wacanakan RUU Perlindungan Kepemilikan Game

Politisi Amerika Serikat mengajukan RUU Power To The Players Act…
October 17, 2026 - 0

Microsoft Uji Reaksi Gamer Terkait Eksklusivitas Game Xbox

Microsoft menguji reaksi gamer terhadap kemungkinan game first party mereka…
October 17, 2026 - 0

Perangkat VR Valve Index Resmi Dihentikan Produksinya

Valve akhirnya resmi menghentikan produksi perangkat VR Valve Index dan…
October 17, 2026 - 0

Microsoft Umumkan Xbox Labs, Berfokus Pada Eksperimen AI di Game

Microsoft membentuk inisiatif Xbox Labs untuk mengeksplorasi AI guna modifikasi…