Gigabyte Masih Ragu Masuk Pasar Handheld Gaming PC, Ini Alasan di Baliknya!

Author
Irham
Reading time:
January 17, 2026

Gigabyte akhirnya ikut angkat bicara soal kemungkinan terjun ke pasar handheld gaming PC. Meski tren perangkat ini makin ramai sejak Steam Deck meluncur pada 2022, perusahaan asal Taiwan tersebut memilih bersikap hati-hati dan tidak ingin sekadar ikut meramaikan pasar.

CEO Gigabyte, Eddie Lin, mengatakan bahwa perusahaan memang sedang memikirkan ide tersebut. Menurutnya, membuat handheld PC bukan perkara sulit, apalagi sudah banyak produsen lain, terutama dari Tiongkok, yang lebih dulu meluncurkan perangkat serupa. Namun, tantangan utamanya bukan soal teknis produksi.

Gigabyte Handheld

Gigabyte tidak ingin merilis handheld PC yang tampil dan terasa sama dengan produk lain. Eddie Lin menegaskan bahwa pertanyaan terpenting sebelum masuk ke pasar ini adalah soal pembeda. Jika tidak ada keunikan yang benar-benar jelas, Gigabyte memilih untuk menahan diri.

Saat ini, pasar handheld gaming PC sudah dipenuhi nama besar. Valve punya Steam Deck, Asus hadir lewat lini Ally, Lenovo dengan Legion Go, MSI lewat Claw, serta GPD dengan seri Win. Masing-masing menawarkan keunggulan tertentu, tetapi secara umum masih berada di jalur desain dan konsep yang mirip satu sama lain.

Baca Juga: RAM DDR3 Diincar, Tren Rakit PC Spek Lawas Meningkat

Karena itu, rencana handheld PC dari Gigabyte masih sebatas pemikiran awal. Belum ada bocoran soal spesifikasi, desain, maupun kisaran harga yang dibidik. Bahkan, belum ada kepastian apakah produk tersebut benar-benar akan diwujudkan atau tidak.

Faktor lain yang ikut dipertimbangkan adalah kondisi pasar komponen saat ini. Harga DRAM dan memori flash yang terus naik membuat biaya produksi ikut terdongkrak. Beban tersebut biasanya berujung pada harga jual yang lebih tinggi, sesuatu yang bisa menjadi risiko di segmen handheld gaming PC yang sensitif soal harga.

Di sisi lain, Gigabyte dikenal cukup berani bereksperimen dengan desain unik, seperti motherboard dengan sentuhan kayu asli yang sempat diperkenalkan beberapa waktu lalu. Pendekatan semacam ini membuka peluang bahwa jika Gigabyte benar-benar masuk ke pasar handheld, arah yang diambil bisa saja berbeda dari kebanyakan produk yang ada sekarang.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…