Schenker Perkenalkan Element 16, Laptop Baru Dengan Konsep Modular

Reading time:
January 15, 2026

Schenker, produsen laptop asal Jerman, memperkenalkan laptop terbarunya bernama Element 16 yang mengusung desain modular. Konsep laptop ini tentu mengingatkan kita dengan Framework Laptop yang lebih dulu dikenal sebagai laptop modular di pasar global. Nggak cuma konsepnya yang unik laptop ini juga punya spesifikasi yang menarik.

Schenker Element 16

Konsep modular di laptop Schenker Element 16 dirancang untuk memudahkan kita dalam melakukan perbaikan maupun kustomisasi laptop. Beberapa komponen yang nantinya bisa kita ganti antara lain baterai, RAM, SSD, kipas pendingin, keyboard, hingga port eksternal. Dengan pendekatan ini, pengguna diharapkan dapat menyesuaikan laptop dengan kebutuhan yang berubah, sekaligus memperpanjang usia pakainya.

Hal menarik lainnya, Schenker mengatakan kalau motherboard Element 16 dirancang dapat diganti jika diperlukan. Meski begitu, mereka belum mengungkap detail lebih lanjut terkait kompatibilitas prosesor pada motherboardnya. Jadi, saat ini belum bisa dipastikan apakah penggantian motherboard akan mendukung prosesor AMD dan Intel, atau justru hanya terbatas untuk platform Intel saja.

Spesifikasi Schenker Element 16

Dari sisi spesifikasi, brand asal Jerman ini dikabarkan bakal menggunakan basis prosesor Intel Panther Lake Core Ultra Series 3 di Element 16. Beberapa bocoran di internet menyebut kalau laptop ini bakal hadir dengan prosesor Intel Core Ultra 7 356H, serta dukungan RAM yang dapat diperluas hingga 64 GB. Jika benar begitu, performa yang ditawarkan seharusnya cukup mumpuni untuk berbagai kebutuhan kita.

Baca Juga: Framework Laptop 16 Kini Hadir dengan AMD Ryzen AI 300 Series dan RTX 50 Series

Untuk saat ini, Schenker belum mengungkap harga resmi maupun ketersediaan komponen modular untuk Element 16. Informasi awal menyebutkan bahwa laptop ini akan dipasarkan untuk pengguna di wilayah Eropa. Dengan mulai munculnya Schenker Element 16, menurut kalian apakah konsep laptop modular akan semakin banyak diadopsi oleh produsen lain?

Sumber 1 | 2

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…