‎Lenovo Tech Day 2026 Digelar: AI Makin Jadi Alat Kerja Wajib!

Author
Irham
Reading time:
January 13, 2026

Lenovo Tech Day 2026 kembali digelar, dimana Lenovo membuka diskusi soal bagaimana AI mulai benar-benar dipakai di dunia kerja, khususnya oleh perusahaan di Asia Pasifik dan ASEAN, termasuk Indonesia. Acara ini juga menjadi momen Lenovo membagikan hasil Lenovo CIO Playbook 2026 yang disusun bersama IDC.

Lenovo Tech Day 2026

Anggaran Investasi AI Naik Hingga 15%

‎Salah satu data yang paling terasa dampaknya adalah rencana investasi AI. Hampir semua perusahaan di kawasan ASEAN+ berencana menambah anggaran AI dalam setahun ke depan. Rata-rata kenaikannya sekitar 15%, mencakup GenAI, Agentic AI, layanan cloud, hingga infrastruktur AI di dalam perusahaan.

‎Angka ini memperlihatkan satu hal penting. AI sudah tidak lagi diperlakukan sebagai proyek percobaan atau sekadar bahan presentasi. Banyak perusahaan mulai memasukkan AI ke proses kerja yang benar-benar dipakai setiap hari, dari operasional sampai layanan ke pelanggan.

Lenovo Tech Day Ajak Perusahaan Ubah Pola Pikir Tentang AI

Di Lenovo Tech Day, Lenovo juga menyoroti perubahan pola pikir perusahaan. Jika sebelumnya AI dinilai dari potensi atau janji manfaat, sekarang perusahaan ingin melihat hasilnya langsung. AI diharapkan bisa membantu bisnis bergerak lebih cepat, lebih efisien, dan lebih relevan dengan kebutuhan pelanggan.

Baca Juga: Kalau Mau Boot PC, Harus Menang Dulu Game Ini!

‎Pemanfaatan AI pun tidak lagi terbatas di tim IT. Banyak perusahaan mulai menggunakannya di layanan pelanggan, pemasaran, keuangan, hingga proses inti bisnis. Bahkan, sejumlah inisiatif AI kini didorong langsung oleh unit non-IT.

‎Dari sisi infrastruktur, pendekatan hybrid AI semakin umum dipakai. Perusahaan menggabungkan cloud, sistem on-premise, dan edge agar AI bisa berjalan kencang, tetap aman, dan sesuai aturan. Di kawasan ASEAN+, mayoritas organisasi sudah memilih arah ini.

‎Lewat Tech Day ini, Lenovo ingin menunjukkan bahwa AI bukan soal teknologi canggih semata, tetapi soal bagaimana teknologi tersebut bisa menyatu dengan cara kerja yang sudah ada dan memberi dampak nyata.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…