NVIDIA GeForce Now Resmi Hadir di Linux dengan Dukungan 5K 360 FPS

Reading time:
January 31, 2026

NVIDIA akhirnya merilis layanan cloud gaming GeForce Now untuk pengguna Linux melalui aplikasi native berbasis Flatpak. NVIDIA memilih format ini agar aplikasi dapat berjalan di berbagai distro Linux tanpa proses instalasi yang rumit. Kehadiran versi native ini mengakhiri ketergantungan pengguna Linux pada browser untuk mengakses layanan cloud gaming tersebut.

NVIDIA GeForce Now

NVIDIA GeForce Now Linux 

Melalui aplikasi native ini, GeForce Now di Linux kini mendukung resolusi hingga 5K, refresh rate sampai 360 FPS, serta fitur NVIDIA Reflex langsung di dalam aplikasi. Sebelumnya, pengguna Linux hanya bisa mengakses layanan cloud gaming tersebut lewat browser dengan batas resolusi 1440p dan refresh rate maksimal 120 FPS.

Meski begitu, ada beberapa hal teknis khas Linux yang perlu kita perhatikan. NVIDIA merekomendasikan penggunaan driver grafis versi R580 atau yang lebih baru untuk GPU NVIDIA, serta mewajibkan penggunaan display server X.Org saat menjalankan aplikasi GeForce Now native. Sementara itu, pengguna GPU Intel dan AMD Radeon disarankan menggunakan Mesa versi 24.2 atau yang lebih baru dengan dukungan protokol Wayland.

Baca Juga: Google Perkuat Android Theft Protection untuk Cegah Akses Ilegal

Beberapa sumber juga menyebut kalau aplikasi versi Linux ini membutuhkan GPU yang mendukung decoding video H.264 atau H.265 agar bisa berjalan optimal. Selain itu, NVIDIA dilaporkan tidak mendistribusikan GeForce Now melalui Flathub atau toko Flatpak lainnya. Jadi, kita perlu mendownload aplikasi langsung dari situs resmi NVIDIA dan mengikuti panduan instalasi yang tersedia.

Dengan hadirnya GeForce Now di Linux, aplikasi layanan cloud gaming tersebut kini mendukung tujuh platform utama, termasuk Windows, macOS, Chromebook, Android, iOS dan iPadOS. Langkah ini menunjukkan keseriusan NVIDIA dalammengembangkan layanannya di berbagai ekosistem. Dengan dukungan hingga 5K dan 360 FPS, menurut kalian seberapa menarik layanan cloud gaming ini bagi para gamer di platform Linux?

 

Sumber 1 | 2

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…