Apa Saja Peningkatan Intel Core Ultra Series 3 dari Generasi Pendahulunya?

Author
Irham
Reading time:
January 6, 2026

Intel akhirnya resmi mengumumkan Intel Core Ultra Series 3, yang membawa perubahan yang bisa dilihat jelas dari spesifikasi dan rancangan arsitekturnya, terutama dengan menggunakan teknologi fabrikasi baru 18A. Dibanding generasi Core Ultra sebelumnya, peningkatannya tidak berhenti di angka performa, tetapi juga di cara prosesor ini bekerja dalam penggunaan nyata. Apa saja upgrade tersebut?

EMS 5998 scaled 1

Konfigurasi Core CPU yang Baru

Intel Core Ultra Series 3

Core Ultra Series 3 memakai P-core, E-core, dan LP E-core generasi terbaru secara menyeluruh. Dalam satu prosesor, Intel menggabungkan hingga 16 core yang terdiri dari maksimal 4 P-core, 8 E-core, dan 4 LP E-core. Pada generasi sebelumnya, LP E-core belum sebanyak ini. Di Series 3, core ini dipakai untuk menangani aktivitas ringan dan background sehingga sistem tetap responsif tanpa harus mengaktifkan core berdaya lebih tinggi.

Baca Juga: Intel Core Ultra Series 3 Resmi Diumumkan di CES 2026! • Jagat Review

Efisiensi Daya Meningkat Lewat LP E-core

intel core ultra series 3

Perbedaan paling terasa dibanding generasi sebelumnya ada di efisiensi daya. Tidak lagi hanya digunakan untuk tugas-tugas latar belakang dan beban kerja berkelanjutan pada konsumsi daya yang sangat rendah, LP E-core kini juga lebih sering aktif untuk tugas harian seperti browsing, pemutaran video, dan idle ringan. Beban kerja tidak langsung dilempar ke P-core atau E-core, yang masih sering terjadi di generasi sebelumnya.

NPU 5 dengan Performa AI Lebih Tinggi

Intel Core Ultra Series 3

Intel menyematkan Neural Processing Unit generasi baru di Core Ultra Series 3. NPU ini dirancang untuk menangani beban AI yang berjalan terus-menerus dengan konsumsi daya rendah.

Di level platform, performa AI gabungan CPU, GPU, dan NPU mencapai hingga 50 TOPS. Untuk NPU sendiri, beberapa SKU mencatat angka hingga 49–50 PTOPS. Angka ini berada di atas NPU generasi sebelumnya yang mencapai 48 TOPS.

Di Intel Core Ultra Series 3, tugas AI tidak lagi ditangani secara umum. CPU dipakai untuk proses AI berlatensi rendah, GPU untuk beban AI ber-throughput tinggi, dan NPU untuk pemrosesan AI yang perlu berjalan lama tanpa menguras baterai. Pembagian seperti ini belum diterapkan sejelas ini di generasi Core Ultra sebelumnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…