Apa Saja Peningkatan Intel Core Ultra Series 3 dari Generasi Pendahulunya?

Author
Irham
Reading time:
January 6, 2026

Intel Arc GPU berbasis Xe3

Screenshot 727

Sebagian SKU Core Ultra Series 3 hadir dengan Intel Arc GPU terintegrasi berbasis arsitektur Xe3. GPU ini membawa hingga 12 Xe core dan kemampuan komputasi AI hingga 120 TOPS. Dibanding grafis terintegrasi di generasi sebelumnya, peningkatannya terasa nyata untuk visual, gaming ringan, dan pekerjaan kreatif di laptop tipis

XMX engine dan XeSS 3

Intel Arc GPU di Series 3 dilengkapi XMX engine untuk akselerasi AI. Engine ini menjadi dasar teknologi XeSS 3, yang mencakup Super Resolution, Multi-Frame Generation, dan Xe Low Latency. Di generasi sebelumnya, XeSS masih berada di versi awal dan belum mendukung frame generation, sehingga lonjakan performa gaming di Series 3 terlihat lebih signifikan.

Dukungan Thunderbolt 5

Screenshot 730

Di beberapa SKU teretentu, Core Ultra Series 3 mendukung Thunderbolt 5. Bandwidth yang tersedia mencapai 80 Gbps dua arah dan bisa meningkat hingga 120 Gbps dalam mode Bandwidth Boost. Dukungan ini juga mencakup output dual display hingga 8K serta pengisian daya hingga 240W, jauh di atas kemampuan Thunderbolt 4 yang mendominasi generasi sebelumnya.

Dukungan Memori dan Konektivitas Generasi Terbaru

Untuk dukungan memori juga ditingkatkan dengan LPDDR5X hingga 9600 MT/s dan DDR5 hingga 7200 MT/s. Kapasitas maksimum mencapai 96 GB untuk LPDDR5X atau 128 GB untuk DDR5, lebih konsisten di seluruh SKU dibanding generasi sebelumnya.

Sementara dari sisi konektivitas, Intel menyertakan Wi-Fi 7 R2 dengan klaim kecepatan hingga 4,8 kali lebih tinggi dan latensi hingga 60 persen lebih rendah dibanding Wi-Fi 6.

Secara keseluruhan, Core Ultra Series 3 memang membawa perubahan yang cukup signifikan, bukan sekadar refresh kecil dari generasi sebelumnya. Mulai dari arsitektur baru, AI, grafis, efisiensi daya, dan konektivitas semuanya bergerak naik. Yang menarik sekarang adalah bagaimana kombinasi ini terasa saat dipakai sehari-hari di laptop yang benar-benar beredar di pasaran.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Bodi ASUS TUF Gaming 16 Form Factor Clamshell atau Laptop…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Bodi Axioo Hype 5 AMD X6-11 Form Factor Clamshell atau…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Aluminum yang…

Gaming

October 19, 2026 - 0

ASUS ROG Bulwark Dock DG310 Ubah ROG Xbox Ally Jadi Console 4K 144Hz

ASUS ROG Bulwark Dock DG310 berikan akses untuk ubah handheld…
October 19, 2026 - 0

Modder Bawa DLSS 5 Versi Baru ke Game yang Belum Didukung

Modder menguji model DLSS 5 terbaru di Forza Horizon 6…
October 19, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi Prediksi Frame untuk Kurangi Input Lag

Sony mematenkan teknologi prediksi frame untuk PlayStation untuk kurangi input…
October 19, 2026 - 0

Fanatec & Trak Racer Pamerkan Setir Sim Racing Generasi Baru

Fanatec dan Trak Racer pamerkan Project Obsidian sebagai konsep pengembangan…