Apa Saja Peningkatan Intel Core Ultra Series 3 dari Generasi Pendahulunya?
Intel Arc GPU berbasis Xe3

Sebagian SKU Core Ultra Series 3 hadir dengan Intel Arc GPU terintegrasi berbasis arsitektur Xe3. GPU ini membawa hingga 12 Xe core dan kemampuan komputasi AI hingga 120 TOPS. Dibanding grafis terintegrasi di generasi sebelumnya, peningkatannya terasa nyata untuk visual, gaming ringan, dan pekerjaan kreatif di laptop tipis
XMX engine dan XeSS 3
Intel Arc GPU di Series 3 dilengkapi XMX engine untuk akselerasi AI. Engine ini menjadi dasar teknologi XeSS 3, yang mencakup Super Resolution, Multi-Frame Generation, dan Xe Low Latency. Di generasi sebelumnya, XeSS masih berada di versi awal dan belum mendukung frame generation, sehingga lonjakan performa gaming di Series 3 terlihat lebih signifikan.
Dukungan Thunderbolt 5

Di beberapa SKU teretentu, Core Ultra Series 3 mendukung Thunderbolt 5. Bandwidth yang tersedia mencapai 80 Gbps dua arah dan bisa meningkat hingga 120 Gbps dalam mode Bandwidth Boost. Dukungan ini juga mencakup output dual display hingga 8K serta pengisian daya hingga 240W, jauh di atas kemampuan Thunderbolt 4 yang mendominasi generasi sebelumnya.
Dukungan Memori dan Konektivitas Generasi Terbaru
Untuk dukungan memori juga ditingkatkan dengan LPDDR5X hingga 9600 MT/s dan DDR5 hingga 7200 MT/s. Kapasitas maksimum mencapai 96 GB untuk LPDDR5X atau 128 GB untuk DDR5, lebih konsisten di seluruh SKU dibanding generasi sebelumnya.
Sementara dari sisi konektivitas, Intel menyertakan Wi-Fi 7 R2 dengan klaim kecepatan hingga 4,8 kali lebih tinggi dan latensi hingga 60 persen lebih rendah dibanding Wi-Fi 6.
Secara keseluruhan, Core Ultra Series 3 memang membawa perubahan yang cukup signifikan, bukan sekadar refresh kecil dari generasi sebelumnya. Mulai dari arsitektur baru, AI, grafis, efisiensi daya, dan konektivitas semuanya bergerak naik. Yang menarik sekarang adalah bagaimana kombinasi ini terasa saat dipakai sehari-hari di laptop yang benar-benar beredar di pasaran.













