Permintaan Node 2nm TSMC Lebih Besar dari Generasi Sebelumnya!
Permintaan terhadap proses fabrikasi 2nm TSMC melonjak tajam, bahkan sebelum teknologi ini benar-benar masuk fase matang. Laporan terbaru menyebutkan kalau jumlah tape-out pada node 2nm sudah mencapai 1,5 kali lipat dibanding era 3nm. Ini menandakan antusiasme pasar yang jauh lebih agresif dibanding generasi sebelumnya.

AI Accelerator Jadi Peminat Paling Besar node 2nm TSMC
Demand terbesarnya pastinya datang dari segmen AI accelerator. Kebutuhan komputasi AI membuat TSMC diperkirakan tetap menguasai sekitar 95 persen pasar akselerator AI secara global. Produksi pun dipacu, dengan target kapasitas wafer 2nm mencapai sekitar 140.000 unit per bulan pada akhir 2026.
Dari sisi pendapatan, node 2nm diproyeksikan menjadi tulang punggung baru TSMC. Pada kuartal ketiga 2026, kontribusinya disebut akan melampaui gabungan pendapatan proses 3nm dan 5nm. Angka ini memberi gambaran seberapa cepat adopsi teknologi tersebut di kalangan pelanggan besar.
Baca Juga: Snapdragon X2 Plus Resmi Diumumkan di CES 2026, Ini Spesifikasinya! • Jagat Review
Apple juga kembali muncul sebagai pembeli terbesar. Perusahaan ini dikabarkan telah mengamankan lebih dari setengah kapasitas awal 2nm, yang akan digunakan untuk A20 dan A20 Pro di iPhone 18 series, serta chip M6 untuk MacBook Pro OLED.
Meski begitu, Qualcomm dan MediaTek tetap disiapkan masuk di periode yang sama lewat varian N2P. Node ini menawarkan peningkatan minor, tetapi cukup untuk mengejar frekuensi CPU lebih tinggi dan volume produksi yang lebih realistis.
Menariknya, Apple juga masih membuka opsi lain dengan mempertimbangkan Intel Foundry Services untuk chip M-series kelas bawah. Meski pun untuk node paling canggih, posisi TSMC masih terlihat jauh di depan pesaingnya.













