Rangkaian Prosesor AMD Terbaru Diumumkan di CES 2026

Author
Irham
Reading time:
January 12, 2026

AMD resmi memamerkan jajaran prosesor terbaru di CES 2026. Prosesor terbaru AMD hadir dengan fokus pengembangan pada aspek AI di PC, mulai dari laptop Copilot+, notebook ultra-tipis, mini-PC, hingga desktop gaming kelas atas. Portofolio ini mencakup Ryzen AI 400 Series, Ryzen AI Max+ Series, platform pengembang Ryzen AI Halo, serta CPU gaming terbaru Ryzen 7 9850X3D.

AMD CES 2026

Ryzen AI 400 Series untuk PC Copilot+

Ryzen AI 400 Series menjadi tulang punggung PC Copilot+ generasi baru. Prosesor ini memakai arsitektur Zen 5 dan NPU XDNA 2 dengan kemampuan AI hingga 60 TOPS. AMD menargetkan performa tinggi, efisiensi daya, dan pengalaman AI langsung di perangkat tanpa bergantung ke cloud.

Lini ini mencakup berbagai model, dari Ryzen AI 5 hingga Ryzen AI 9 HX, dengan jumlah core hingga 12 dan grafis terintegrasi Radeon 800M Series. AMD menyebutnya cocok untuk laptop tipis, ringan, dan penggunaan harian berbasis AI.

Ryzen AI PRO 400 Series untuk Laptop Bisnis

Untuk segmen enterprise, AMD menghadirkan Ryzen AI PRO 400 Series. Spesifikasi AI dan CPU-nya sekelas dengan versi konsumen, namun ditambah fitur AMD PRO Technologies untuk keamanan berlapis, pengelolaan jarak jauh, dan stabilitas jangka panjang.

Prosesor ini ditujukan untuk armada laptop bisnis modern, agar tim TI tetap mendapat kontrol penuh tanpa mengorbankan performa dan fitur AI yang sama dengan versi non-PRO.

Ryzen AI Max+ Series untuk Laptop Premium dan Mini-PC

AMD juga memperluas Ryzen AI Max+ Series lewat dua model baru, Ryzen AI Max+ 392 dan 388. Keduanya menggabungkan CPU Zen 5, grafis Radeon 8060S kelas desktop, dan NPU XDNA generasi kedua dalam satu paket.

Targetnya jelas: laptop ultra-tipis premium, workstation ringkas, dan mini-PC yang sanggup menjalankan beban kerja AI berat, aplikasi kreatif, hingga gaming modern, tanpa harus beralih ke desktop besar.

Baca Juga: AOC Umumkan Monitor Gaming Terintegrasi dengan Nvidia G-Sync Pulsar • Jagat Review

Ryzen AI Halo, Platform Pengembang AI

Ryzen AI Halo menjadi mini-PC pertama bermerek AMD yang khusus ditujukan untuk pengembang AI. Platform ini berbasis Ryzen AI Max+ dan mendukung memori terpadu hingga 128GB, grafis RDNA 3.5, serta Windows dan Linux.

AMD memosisikan Ryzen AI Halo sebagai solusi untuk menjalankan model AI besar secara lokal, dengan dukungan penuh ROCm dan tool pengembang sejak hari pertama.

Ryzen 7 9850X3D untuk Gaming Desktop

Di sisi desktop, AMD memperkenalkan Ryzen 7 9850X3D sebagai CPU gaming terbarunya. Prosesor ini membawa teknologi 3D V-Cache generasi kedua, boost clock hingga 5,6 GHz, dan total cache 104MB.

AMD mengklaim performa gaming-nya bisa hingga 27 persen lebih kencang dibanding rival kelas atas Intel, menjadikannya penerus langsung Ryzen 7 9800X3D untuk gamer enthusiast.

Dukungan Software dan FSR Redstone

AMD juga memperkuat sisi software. ROCm 7.2 akan mendukung seluruh Ryzen AI 400 Series di Windows dan Linux, sementara AMD Software: Adrenalin Edition kini dibekali AI Bundle untuk mempermudah setup AI lokal.

Untuk gamer Radeon, FSR “Redstone” menghadirkan frame generation dan upscaling berbasis machine learning, lengkap dengan fitur Radiance Caching untuk ray tracing yang lebih efisien.

Ketersediaan

Laptop dengan Ryzen AI 400 Series dan Ryzen AI PRO 400 Series dijadwalkan hadir mulai kuartal pertama 2026 dari berbagai OEM besar. Sistem berbasis Ryzen AI Max+ menyusul di periode yang sama, sementara Ryzen AI Halo direncanakan meluncur pada kuartal kedua 2026. Ryzen 7 9850X3D akan tersedia lebih dulu di awal 2026 melalui OEM, SI, dan ritel.

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…