Lenovo memberikan informasi terbaru terkait dukungan driver untuk Legion Go. Melalui pernyataan dari Lenovo Korea, perusahaan memastikan bahwa saat ini belum ada rencana pembaruan driver tambahan untuk model tersebut.
Legion Go Z1 Extreme Tetap Dapat Update Driver Lewat Cara Ini
Meski begitu, bukan berarti perangkat ini ditinggalkan begitu saja. Lenovo menyarankan pengguna tetap menjaga sistem tetap optimal lewat Windows Update dan aplikasi Lenovo Vantage, yang akan terus menyediakan pembaruan penting untuk kestabilan dan keamanan sistem.
Untuk urusan grafis, pengguna juga masih punya opsi mengunduh driver universal terbaru langsung dari situs resmi AMD. Karena Legion Go memakai SoC Z1 Extreme berbasis Zen 4, kompatibilitas tetap perlu diperhatikan. Jika driver generik tidak berjalan sesuai harapan, versi yang disediakan lewat Windows Update dan Lenovo Vantage tetap menjadi jalur paling aman.
Lenovo turut mengingatkan bahwa driver dan BIOS Legion Go tidak dapat dipakai pada Legion Go S karena perbedaan desain hardware. Penegasan ini penting agar pengguna tidak salah memasang file pembaruan yang bisa berdampak pada sistem.
Dari sisi spesifikasi, Legion Go masih tergolong sangat kompetitif. APU AMD Z1 Extreme yang digunakan masih sekelas dengan perangkat gaming handheld lain berbasis Zen 4. Bahkan model seperti ROG Ally dan ROG Ally X dari ASUS juga mengandalkan lini SoC yang sama.
Artinya, performa Legion Go tetap relevan untuk memainkan banyak game modern, terutama karena ekosistem Windows sendiri terus mendapat pembaruan rutin. Selama dukungan dari Windows dan AMD masih tersedia, pengguna tetap punya jalur update yang cukup fleksibel.
Situasi ini memang berbeda dari pola pembaruan sebelumnya, tetapi perangkatnya sendiri masih punya fondasi hardware yang kuat. Tinggal bagaimana pengguna memaksimalkan opsi update yang tersedia sambil menunggu kemungkinan kebijakan baru dari Lenovo ke depan.