Video Codec AV2 Tengah Dipersiapkan, Tinggal Menunggu Persetujuan

Author
Mahfud
Reading time:
February 4, 2026

Standar video terbaru bernama AV2 selangkah lebih dekat menjadi kenyataan setelah dokumen spesifikasi bitstream dan proses decoding-nya dipublikasikan. Dokumen ini masih berstatus release candidate dan menunggu persetujuan resmi dari Alliance for Open Media. Meski belum final, isinya mengungkap apa yang bakal ditawarkan codec AV2 terbaru.

video codec av2

Dibanding pendahulunya, AV1, AV2 membawa fondasi yang jauh lebih siap untuk kebutuhan video modern. Struktur dasarnya memang masih mirip, dengan video dipecah menjadi unit data kecil agar efisien diproses. Namun, AV2 menambahkan banyak mekanisme baru untuk menangani video multi-stream dan multi-layer dalam satu kontainer.

Keunggulan ini membuat AV2 lebih fleksibel saat diputar di berbagai perangkat. Decoder bisa memilih layer atau kualitas video yang sesuai dengan kemampuan hardware dan jaringan. Pendekatan ini sangat relevan untuk streaming, siaran langsung, hingga konten beresolusi tinggi di masa depan.

AV2 juga akan lebih rapi dalam mendefinisikan kompatibilitas. Codec ini menetapkan beberapa konfigurasi warna dan enam profil utama yang menjelaskan batasan bit depth, format chroma, serta dukungan layer. Dengan aturan yang lebih jelas, pengembang hardware dan software punya pegangan kuat saat mengimplementasikannya.

Dari sisi kualitas gambar, AV2 memperkenalkan filter pemrosesan baru. Contohnya CCSO untuk penyesuaian detail warna dan GDF yang meningkatkan ketajaman secara selektif. Tujuannya bukan sekadar kompresi lebih kecil, tetapi kualitas visual yang lebih konsisten dan bersih.

Walau spesifikasinya mulai terbuka, AV2 belum akan langsung hadir di perangkat sehari-hari. Jika melihat sejarah AV1, dukungan hardware baru muncul beberapa tahun setelah standar final. Jadi untuk sekarang, AV2 adalah bisa dibilang investasi jangka panjang yang disiapkan sejak dini agar generasi codec berikutnya benar-benar matang.

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…