Apa Bedanya 4G dan 5G?
Apa bedanya 4G dan 5G? Pertanyaan ini makin sering muncul seiring semakin banyaknya hape yang sudah mendukung jaringan 5G. Meski hanya berbeda satu generasi, kedua teknologi ini memiliki sejumlah perbedaan yang cukup signifikan, mulai dari kecepatan, latensi, hingga kapasitas jaringan. Lalu, apa saja bedanya?
Jika belum memahami apa sebenarnya jaringan 5G, kalian bisa membaca artikel Apa Itu 5G terlebih dahulu.
Perbedaan 4G dan 5G

Untuk mudahnya, silakan simak tabel di bawah ini:
| Jaringan | 4G | 5G |
| Kecepatan download | Hingga 1 Gbps (LTE-Advanced) | Hingga 20 Gbps |
| Kecepatan upload | Hingga 500 Mbps | Hingga 10 Gbps |
| Latensi | Sekitar 30 – 50 ms | Bisa di bawah 10 ms |
| Kapasitas jaringan | Lebih terbatas | Jauh lebih banyak perangkat sekaligus |
| Frekuensi | Sub-6 GHz | Sub-6 GHz + mmWave |
| Penggunaan | Streaming, media sosial, video call | Sama seperti 4G ditambah Cloud gaming, IoT, AR/VR, kendaraan pintar |
Catatan: Kecepatan di atas merupakan kecepatan teoritis. Kecepatan yang kalian rasakan sehari-hari bergantung pada operator, kualitas sinyal, perangkat yang digunakan, dan kondisi jaringan. Kecepatan di atas merupakan kecepatan teoretis berdasarkan standar teknologi seluler yang dikembangkan oleh 3GPP.
Dari tabel perbandingan di atas, kalian sudah bisa lebih jelas melihat perbedaan 4G dan 5G. Jaringan 5G memang unggul secara signifikan ketimbang 4G, baik secara download, upload, hingga latensi.
Selain itu, jaringan 5G mampu melayani lebih banyak perangkat yang terhubung secara bersamaan dibandingkan 4G. Analoginya seperti jalan tol. Jika 4G memiliki jumlah jalur yang lebih sedikit, maka 5G memiliki lebih banyak jalur sehingga lebih banyak “kendaraan” atau data yang dapat melintas secara bersamaan.
Skenario penggunaan jaringan 5G juga lebih luas dibandingkan 4G. Hal ini dimungkinkan berkat dukungan kecepatan yang lebih tinggi, latensi yang lebih rendah, dan kapasitas jaringan yang lebih besar.
Baca Juga: Tecno Pamer Konsep Smartphone dengan Bezel 0 Milimeter
Apa Kelebihan 5G Dibandingkan 4G?

Salah satu kelebihan yang paling terasa adalah kecepatan download dan upload yang lebih tinggi. Dengan begitu, jaringan 5G bisa mengunduh dan mengunggah file lebih kencang secara signifikan dari 4G. Salah satu manfaat yang paling terasa adalah saat mengunggah atau mengunduh file dari layanan penyimpanan berbasis cloud.
Kecepatan internet yang lebih tinggi juga bisa membuat kalian streaming video lebih lancar, juga dengan resolusi yang lebih tinggi. Selain itu, video call bakal lebih lancar lagi.
Berkat latensi yang lebih rendah, pengalaman game online bakal lebih responsif lagi. Latensi adalah waktu yang dibutuhkan server untuk merespons permintaan. Semakin rendah latensi, maka respons bakal makin cepat. Hal ini membantu mengurangi lag saat bermain game online.
Kapasitas jaringan yang lebih besar juga akan sangat membantu di tempat yang ramai. Bayangkan kalian saat ini sedang berada di konser atau pertandingan sepak bola. Di jaringan 4G, jaringan biasanya tidak akan mampu menampung dan akhirnya kalian akan sulit memakai internet dengan kecepatan biasanya. Bahkan jaringan internet bisa sama sekali mati karena tidak mampu menampung.
Sementara itu, jaringan 5G yang mampu menampung banyak perangkat sekaligus bakal terasa manfaatnya di skenario ini. Secara teori, jaringan bisa tetap berjalan seperti biasanya tanpa adanya gangguan yang berarti.
Karena dukungan kecepatan download dan upload berkali lipat dari 4G, jaringan 5G juga sudah mampu mendukung perangkat “masa depan” yang butuh internet kencang dan stabil. Perangkat-perangkat cloud gaming, IoT, AR/VR, hingga kendaraan pintar merupakan beberapa contoh manfaat 5G tersebut.
Meski lebih cepat, banyak orang mengira jaringan 5G membuat kuota internet lebih boros. Penjelasannya bisa kalian baca pada artikel Apakah 5G Boros Kuota?
Apakah Harus Beralih ke 5G?
Ini semua balik lagi ke ketersediaan jaringan 5G di daerah kalian. Jika di daerah sudah tersedia jaringan 5G dan hape juga sudah mendukung, pindah atau beralih ke 5G tentu bisa membuat kalian merasakan internet dengan kecepatan lebih tinggi.
Namun, jika wilayah kalian masih didominasi jaringan 4G, tidak ada alasan terburu-buru untuk mengganti perangkat demi mendapatkan 5G. Cukup bersabar di hape 4G sampai menunggu jaringan 5G tersedia. Jika kebutuhan internet sehari-hari masih terpenuhi, tidak ada alasan untuk terburu-buru mengganti perangkat hanya demi mendapatkan jaringan 5G.
Baca Juga: MediaTek Dimensity 9600 Bakal Hadir dalam Tiga Varian?
Apa Bedanya 4G dan 5G: Kesimpulan
Jaringan 4G dan 5G sama-sama berfungsi sebagai jaringan seluler untuk mengakses internet. Bedanya 5G menawarkan kecepatan yang lebih tinggi, latensi yang lebih rendah, dan mampu melayani lebih banyak perangkat dalam waktu bersamaan dibandingkan 4G.
Meski begitu, bukan berarti jaringan 4G sudah tidak layak digunakan. Sampai sekarang, 4G masih mampu memenuhi kebutuhan harian, seperti browsing, streaming, media sosial, hingga video call. Sementara itu, 5G menjadi pilihan yang lebih tepat bagi kalian yang membutuhkan koneksi lebih cepat dan stabil, terutama untuk cloud gaming, IoT, atau aktivitas lain yang membutuhkan latensi rendah.
Seiring semakin luasnya cakupan jaringan 5G di Indonesia, teknologi ini diperkirakan akan menjadi standar baru untuk koneksi internet seluler di masa depan.
Jadi, sudah tahu kan apa bedanya 4G dan 5G?














