Jepang Uji Coba Data Center Modular di Bawah Jalur Kereta Aktif

Author
Irham
Reading time:
March 30, 2026

Empat perusahaan dalam grup Tokyu Group mulai menguji konsep data center yang terbilang sangat unik. Mereka berencana menempatkan modular data center tepat di bawah jalur kereta aktif di Tokyo, dengan uji coba dimulai Juni 2026.

Tokyu Group Data Center Moduler di bawah jalur kereta

Proyek ini melibatkan Tokyu Corporation, Tokyu Electric Railway, It’s Communications Corporation, dan Tokyu Construction. Masing-masing punya peran berbeda, dari penyedia lokasi di bawah rel, pengembangan unit modular, sampai konektivitas fiber.

Tujuan Uji Coba Data Center Modular

Tujuan uji coba ini yaitu untuk mengetahui bagaimana server data center modular ini bisa benar-benar berjalan stabil di lingkungan ekstrem seperti bawah rel kereta. Getaran konstan, suhu yang berubah-ubah, dan kebisingan jadi tantangan utama. Karena itu, mereka akan mengukur kemampuan isolasi suara, isolasi panas, sistem peredam getaran, sampai performa pendinginan.

Unitnya sendiri berbentuk seperti kontainer, sudah berisi server, sistem pendingin, dan suplai daya dalam satu paket. Artinya, tidak perlu bangun gedung baru. Tinggal ditempatkan di ruang kosong yang selama ini kurang dimanfaatkan, seperti area di bawah jalur layang.

Jepang data center modular

Baca Juga: Tak Cuma Jual Desain, Arm Kini Bikin Chip Sendiri: Arm AGI CPU! • Jagat Review

Salah satu alasan kenapa konsep ini menarik ada di sisi jaringan. It’s Communications Corporation sudah punya jaringan fiber optik yang mengikuti jalur rel. Jadi data center bisa langsung terhubung tanpa perlu tarik kabel baru, yang biasanya mahal dan makan waktu di kota padat seperti Tokyo.

Kalau uji coba ini berhasil, peluang skalanya cukup besar. Jaringan rel Tokyu tersebar luas, termasuk area seperti Shibuya yang punya kebutuhan data tinggi. Artinya, ruang-ruang kecil yang sebelumnya tidak terpakai bisa berubah jadi node infrastruktur digital.

Saat ini tokyo sedang menghadapi keterbatasan lahan dan listrik untuk data center. Menurut NTT Global Data Centers, antrean koneksi listrik di pusat kota bisa sampai 5 sampai 10 tahun. Di sisi lain, harga tanah naik drastis dan jumlah data center terus bertambah.

Model seperti ini sejalan dengan tren data center skala menengah yang tumbuh lebih cepat karena bisa dibangun lebih fleksibel di ruang terbatas. Jadi bukan hanya soal inovasi unik, tapi juga cara baru untuk memanfaatkan ruang kota yang sudah sangat padat.

Kalau menurut kalian, konsep data center di bawah rel seperti ini cukup masuk akal untuk kota besar lain, atau terlalu berisiko karena faktor lingkungan?

Sumber

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 19, 2026 - 0

ASRock Luncurkan Lini Monitor Gaming Taichi Dilengkapi Teknologi OLED Terbaru

ASRock luncurkan lini monitor gaming terbarunya, Taichi, dengan tiga monitor…
September 19, 2026 - 0

Sony Rilis Headset PS5 Pulse & Pulse Edge Baru, Dengan Driver Planar Magnetic

Sony memperkenalkan headset PlayStation Pulse dan Pulse Edge baru dengan…
September 19, 2026 - 0

XPG Rilis Monitor Gaming Seri Rift & Aperture Dengan Refresh Rate 240Hz

XPG meluncurkan empat monitor gaming dari lini RIFT dan APERTURE,…
September 19, 2026 - 0

Soulart Siapkan Full Body Tracker Untuk Mendukung Steam Frame VR

Soulart kembangkan perangkat mandiri yang dapat lakukan full body tracking…