Perusahaan Jepang Kembangkan Kabel Fiber Optik Bawah Laut dengan Bandwidth 4x Lipat
Nippon Telegraph and Telephone (NTT), perusahaan telekomunikasi terbesar di Jepang, mengumumkan kesuksesan mereka mengembangkan kabel fiber optik bawah laut generasi baru. Disebut Multicore Optical Fiber (MCF), kabel tersebut memiliki empat inti dalam satu kabel dengan ketebalan dan diameter yang sama. Namun, kabel tersebut mampu menangani trafik internet 4x lipat lebih besar.
Teknologi ini hadir sebagai solusi atas meningkatnya kebutuhan data global yang terus melonjak. Mulai dari perkembangan 5G, AI, hingga layanan cloud membuat lalu lintas data makin padat setiap tahunnya. Daripada membangun infrastruktur baru dari nol, NTT memilih pendekatan efisien dengan meningkatkan kapasitas kabel yang sudah ada lewat MCF.
MCF bekerja dengan memanfaatkan empat jalur optik dalam satu kabel melalui metode spatial multiplexing. Secara sederhana, itu berarti satu kabel bisa mengirim beberapa sinyal secara bersamaan tanpa saling mengganggu. Jika biasanya satu kabel berisi puluhan fiber, teknologi ini bisa melipatgandakan kapasitas tanpa menambah ukuran fisik.
Yang lebih menarik, MCF tetap kompatibel dengan infrastruktur yang sudah digunakan saat ini. Mereka mengembangkan berbagai komponen tambahan seperti konektor dan terminal khusus agar integrasi berjalan mulus. NTT menargetkan teknologi MCF ini mulai digunakan secara luas pada tahun 2029.
Selain meningkatkan kapasitas, solusi ini juga berpotensi menekan biaya dan waktu instalasi. Jika berhasil diadopsi secara global, jaringan internet fiber optik bawah laut masa depan bisa jadi jauh lebih cepat dan efisien.
















