Micron Resmi Hengkang dari Bisnis Konsumen, Prioritaskan Permintaan AI

Akhir tahun 2025 kemarin, Micron dikabarkan akan keluar dari bisnis konsumen Crucial yang mencakup produk seperti RAM, SSD, dan kartu memori ritel yang dijual melalui toko online maupun offline. Pengiriman masih akan berlanjut hingga kuartal kedua fiskal Micron, dan setelah itu, produk Crucial tidak akan lagi diproduksi maupun dijual untuk konsumen melalui mitra ritel.
Walau demikian, dukungan garansi masih akan diberlakukan untk produk yang sudah ada, dan Micron masih mengoperasikan portofolio perusahaannya dengan namanya sendiri. Setelah ini, Micron akan mengalokasikan sumber daya ke segmen dengan margin lebih tinggi untuk kepentingan perusahaan, seperti DRAM pusat data, memori bandwidth tinggi, dan SSD.
Keputusan Micron untuk lebih memprioritaskan produk perusahaan adalah karena infrastruktur AI yang secara signifikan telah mengubah pasar memori selama beberapa tahun belakangan ini. Pusat data berlomba-lomba melatih dan menjalankan model AI besar akan membutuhkan lebih banyak DRAM dan solusi memori khusus. Chief Business Officer dari Micron, Sumit Sadana, menyebutkan bahwa pertumbuhan yang didorong oleh AI di pusat data telah menyebabkan lonjakan permintaan akan memori dan penyimpanan.
Di pasar memori sendiri, terdapat tiga pemasok besar yang terdiri dari Samsung, SK Hynix, dan Micron, di mana ketiganya menguasai sebagian besar produksi DRAM. Ketika kapasitasnya dialihkan ke produk kelas server, pasokan untuk perangkat konsumen menjadi lebih sedikit, yang kemudian menyebabkan harga memori untuk pasar konsumen jadi melambung tinggi.
Bagi para pengguna PC, hengkangnya Micron dari produk konsumen dan tidak lagi memproduksi Crucial merupakan hal yang sangat penting dan disesalkan karena merk ini sudah lama berkecimpung di dunia memori dengan produknya yang memiliki harga bersaing. Hal ini sendiri bukan berarti pasokan untuk konsumen akan dihentikan total, tetapi harus diakui bahwa banyak perusahaan kini lebih memprioritaskan ke perusahaan besar atau infrastruktur AI ketimbang konsumen.
(sumber)














