Micron Resmi Hengkang dari Bisnis Konsumen, Prioritaskan Permintaan AI

Reading time:
March 3, 2026
Micron HBM

Akhir tahun 2025 kemarin, Micron dikabarkan akan keluar dari bisnis konsumen Crucial yang mencakup produk seperti RAM, SSD, dan kartu memori ritel yang dijual melalui toko online maupun offline. Pengiriman masih akan berlanjut hingga kuartal kedua fiskal Micron, dan setelah itu, produk Crucial tidak akan lagi diproduksi maupun dijual untuk konsumen melalui mitra ritel.

Walau demikian, dukungan garansi masih akan diberlakukan untk produk yang sudah ada, dan Micron masih mengoperasikan portofolio perusahaannya dengan namanya sendiri. Setelah ini, Micron akan mengalokasikan sumber daya ke segmen dengan margin lebih tinggi untuk kepentingan perusahaan, seperti DRAM pusat data, memori bandwidth tinggi, dan SSD.

Keputusan Micron untuk lebih memprioritaskan produk perusahaan adalah karena infrastruktur AI yang secara signifikan telah mengubah pasar memori selama beberapa tahun belakangan ini. Pusat data berlomba-lomba melatih dan menjalankan model AI besar akan membutuhkan lebih banyak DRAM dan solusi memori khusus. Chief Business Officer dari Micron, Sumit Sadana, menyebutkan bahwa pertumbuhan yang didorong oleh AI di pusat data telah menyebabkan lonjakan permintaan akan memori dan penyimpanan.

Di pasar memori sendiri, terdapat tiga pemasok besar yang terdiri dari Samsung, SK Hynix, dan Micron, di mana ketiganya menguasai sebagian besar produksi DRAM. Ketika kapasitasnya dialihkan ke produk kelas server, pasokan untuk perangkat konsumen menjadi lebih sedikit, yang kemudian menyebabkan harga memori untuk pasar konsumen jadi melambung tinggi.

Bagi para pengguna PC, hengkangnya Micron dari produk konsumen dan tidak lagi memproduksi Crucial merupakan hal yang sangat penting dan disesalkan karena merk ini sudah lama berkecimpung di dunia memori dengan produknya yang memiliki harga bersaing. Hal ini sendiri bukan berarti pasokan untuk konsumen akan dihentikan total, tetapi harus diakui bahwa banyak perusahaan kini lebih memprioritaskan ke perusahaan besar atau infrastruktur AI ketimbang konsumen.

(sumber)

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

March 2, 2026 - 0

Bloodborne Remake Sempat Diusulkan Bluepoint Games Sebelum Studio Ditutup

Ternyata Bluepoint Games sempat usulkan untuk buat Bloodborne Remake sebelum…
March 2, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Raih User Score Tertinggi di Metacritic

Resident Evil Requiem berhasil meraih user score tertinggi di platform…
March 2, 2026 - 0

Rumor: Starfield Diklaim Akan Rilis di PS5 Pada Awal April 2026

Kabar mengenai rilisnya Starfield di PS5 kembali merebak, dengan klaim…
March 2, 2026 - 0

Nintendo Direct Indie World Showcase Kembali Hadir di Maret ini

Nintendo Direct akhirnya kembali tampilkan jajaran game indie yang akan…