NVIDIA Pamer Teknologi RTX Mega Geometry, Siap Dipakai di The Witcher 4
NVIDIA memperkenalkan teknologi grafis baru bernama RTX Mega Geometry dalam ajang Game Developers Conference (GDC) 2026. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan detail objek dalam game yang menggunakan ray tracing. Dengan cara ini, dunia game bisa menampilkan lingkungan yang jauh lebih kompleks tanpa membebani performa secara berlebihan.
RTX Mega Geometry pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan GPU generasi baru GeForce RTX 50 series berbasis arsitektur Blackwell. Teknologi tersebut memanfaatkan sistem nested triangle clusters untuk mengatur struktur objek secara lebih efisien. Hasilnya, penggunaan memori video dapat ditekan sekaligus mempercepat proses ray tracing.
Dalam demonstrasinya, NVIDIA menunjukkan penerapan teknologi ini di game The Witcher 4. Pada demo tersebut, sebuah hutan ditampilkan dengan ribuan pohon dan jutaan objek yang memiliki animasi berbeda. Teknologi ini memungkinkan detail lingkungan yang sangat kompleks tetap berjalan dengan performa yang stabil.
Selain itu, NVIDIA juga memperlihatkan peningkatan performa pada game Alan Wake 2. Dengan RTX Mega Geometry, teknologi path tracing di game tersebut mampu menghasilkan peningkatan frame rate sekitar 5 hingga 20 persen. Di saat yang sama, penggunaan memori grafis juga berkurang hingga sekitar 300 MB.
Tidak hanya itu, NVIDIA juga mengumumkan dukungan path tracing pada game baru 007 First Light yang dijadwalkan rilis pada 27 Mei mendatang. Teknologi ini membuat pencahayaan dan bayangan dalam game terlihat lebih realistis. Fitur yang sama juga akan hadir di Control Resonant, sekuel dari game Control yang dikenal sebagai salah satu pelopor penggunaan ray tracing.
Dengan berbagai teknologi baru ini, NVIDIA ingin mendorong kualitas grafis game generasi mendatang. Detail lingkungan yang lebih kompleks, pencahayaan realistis, serta performa yang lebih efisien untuk menawarkan visual yang semakin imersif bagi para gamer.














