CopprLink Bikin eGPU Nyaris Setara GPU Internal, Selisih Cuma 2 Persen
eGPU selama ini selalu punya satu masalah yang sulit dihindari, yaitu performa yang tidak pernah benar-benar bisa menyamai GPU yang langsung terpasang di motherboard. Sering disebut kalau interface yang masih jadi penghambat dari eGPU selama ini, Thunderbolt 4 dan OCulink pun belum bisa memberikan kecepatan yang maksimal.

PCI-SIG (organisasi standarisasi PCIe) mencoba menawarkan solusi lain, yaitu lewat teknologi yang disebut CopprLink. Dan terbukti, teknologi ini bisa menampilkan hasil pengujian yang cukup menarik. Dalam demo terbaru, yang dilakukan oleh PCWorld memperlihatkan bahwa teknologi CopprLink bisa membawa eGPU ke level yang belum pernah dicapai sebelumnya.

Ukuran konektor Copprlink ini sendiri memang terlihat berbeda jauh dari Thunderbolt. Teknologi baru ini mampu menghadirkan koneksi penuh PCIe 5.0 x16 dengan bandwidth hingga 64 GB/s. Angka ini langsung melampaui batas lama eGPU yang sebelumnya mentok di kisaran 16 GB/s lewat OCuLink.
Hasil Pengujian eGPU dengan Teknologi CopprLink
Dalam pengujian tersebut, sebuah RTX 5090 Founder’s Edition dipasang di dalam enclosure HighPoint RocketStor 8631D. GPU ini kemudian dihubungkan ke sistem melalui kabel CopprLink dan adaptor Rocket 7634D. Menariknya, sistem langsung mengenali GPU tanpa konfigurasi tambahan, seolah-olah GPU terpasang langsung di motherboard.
Hasil benchmark yang ditampilkan sangat menarik, karena akrhinya eGPU bisa menampilkan skor yang tipis bedanya, dari penggunaan GPU Internal. eGPU dengan teknologi CopprLink, hanya tertinggal sekitar 2,29 persen dibandingkan koneksi PCIe native. Dalam beberapa skenario, perbedaannya bahkan hampir tidak terasa saat digunakan.
Dalam pengujian ini, ada catatan yang juga perlu diperhatikan, bahwa adaptor masih menggunakan PCIe 4.0. Jika seluruh jalur sudah memakai PCIe 5.0 penuh, bukan tidak mungkin selisih performa bisa makin mendekati nol. Ini membuat CopprLink terlihat sangat menjanjikan dari sisi teknologi.
Bukan Buat Gamer Biasa
CopprLink saat ini memang lebih diarahkan untuk kebutuhan enterprise seperti AI dan server. Ukuran enclosure dari CopprLink ini juga berukuran besar dengan suplai daya 1.300W. Harga enclosure sekitar USD 1.300 dan adaptor mendekati USD 1.000, belum termasuk GPU itu sendiri. Totalnya bisa tembus lebih dari USD 5.000, atau sekitar Rp 85 jutaan, yang mana jelas masih jauh untuk penggunaan dari kategori mainstream.
Baca Juga: Side Panel PC “Superdome” Ini Bisa Turunkan Suhu Hingga 20 Derajat Celcius • Jagat Review
Namun hasil ini tentunya cukup memberikan gambaran baru soal masa depan eGPU. Selama ini kompromi performa selalu jadi batas utama, tetapi CopprLink mulai menghapus batas tersebut. Bukan tidak mungkin kalau nantinya teknologi seperti ini bisa turun harga dan masuk ke pasar yang lebih luas.
Kalian sendiri, tertarik dengan eGPU super kencang seperti ini jika suatu saat harganya benar-benar bisa lebih terjangkau? Atau tetap lebih nyaman dengan GPU yang langsung terpasang di dalam sistem?






















