CEO NVIDIA: Pangsa Pasar NVIDIA di China Kini 0 Persen!

Author
Irham
Reading time:
May 3, 2026

Posisi NVIDIA di pasar AI China berubah drastis dalam waktu singkat. CEO Jensen Huang menyebut pangsa AI accelerator perusahaan itu kini sudah menyentuh nol persen. Padahal beberapa tahun lalu, nama NVIDIA hampir identik dengan dominasi di segmen tersebut. Apa penyebabnya?

NVIDIA Jensen huang

Penyebab Pasar NVIDIA di China Turun Drastis

Sepertinya banyak yang sudah tahu penyebab dari turunya pasar NVIDIA secara drastis di China. Pembatasan ekspor dari Amerika Serikat membuat NVIDIA tidak lagi leluasa menjual produk ke China. Di sisi lain, perusahaan lokal mulai mengisi celah yang ditinggalkan dengan lebih agresif.

Nama seperti Huawei hingga Cambricon terus mendorong pengembangan hardware dan software mereka sendiri. Permintaan dalam negeri pun perlahan dipenuhi oleh pemain lokal yang sebelumnya hanya pelengkap. Dalam beberapa tahun ke depan, kontribusi mereka bahkan diperkirakan bisa menutup sebagian besar kebutuhan pasar.

Huang melihat situasi ini dari sudut pandang yang cukup tajam. Ia menilai melepas pasar sebesar China justru mempercepat upaya kemandirian teknologi di sana. Sementara itu, perusahaan Amerika kehilangan peluang untuk tetap relevan di salah satu pasar terbesar dunia.

Baca Juga: Windows 11 Perbaiki Masalah Install Update Saat Shut Down • Jagat Review

Menariknya, kekuatan China tidak hanya soal hardware saja. Jumlah peneliti AI yang besar, biaya energi yang lebih murah, serta dukungan negara membuat ekosistem mereka berkembang cepat. Tanpa bergantung penuh pada teknologi luar, mereka tetap bisa melaju di pengembangan model AI.

Di tengah kondisi ini, satu hal yang masih jadi keunggulan NVIDIA ada di software, terutama ekosistem seperti CUDA. Namun celah tersebut juga bukan jaminan akan bertahan lama. Kalau tren ini berlanjut, menurut kalian, apakah dominasi teknologi AI global masih bisa dipertahankan oleh perusahaan Amerika?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 20, 2026 - 0

Epic Games Akan Rombak Store Launcher Supaya Lebih Cepat

Epic Games siapkan perombakan besar untuk Epic Games Store, dan…
June 20, 2026 - 0

Sony Mulai Andalkan AI untuk Masa Depan PlayStation

Sony mengungkap rencana penggunaan AI untuk pengembangan game, PS Store,…
June 19, 2026 - 0

Tanggal Rilis GTA 6 Hilang dari Situs Rockstar, Picu Kekhawatiran Akan Delay

Akibat hilangnya tanggal rilis GTA 6 dari situs Rockstar Games…
June 19, 2026 - 0

Pasar Game Global Cetak Rekor Pendapatan di Tengah Gelombang PHK

Pendapatan pasar game global tembus $201,6 miliar pada 2025, di…