Review Sony BRAVIA 9 II: Gambar Super Cemerlang dengan True RGB, Premium, dan Kaya Fitur

TV Sony dengan “warna yang paling autentik”!
Ini BRAVIA 9 Mark II dengan True RGB! Ya, RGB backlight TV ini pakai LED tiga warna utama yang dikendalikan RGB Backlight Master Drive Pro! Tampilan terasa lebih hidup dengan warna yang lebih dalam! Mantap! Apalagi ini pakai RGB Triluminos Max dan Luminance Booster. Tampilan jadi super terang! Warna juga terasa lebih rapi dengan Smooth Color Gradation. Konsisten juga dilihat dari berbagai sudut, karena X-Wide Angle Pro! Bebas gangguan karena pakai Immersive Black Screen Pro! Bukan cuma tampilan, audio juga bikin TV ini jadi lebih immersive dengan Acoustic Multi-Audio+ with Beam Tweeter. Suara jadi bisa datang seakan dari berbagai arah, sesuai tampilan di TV. Premium sekali ya!
Langsung saja, kita mulai saja pembahasan BRAVIA 9 Mark II!

BRAVIA 9 Mark II keluaran 2026, ini Google TV premium terbaru Sony! Kami berkesempatan mencoba TV ini dengan ukuran layar 85”. Ini satu-satunya ukuran yang dibawa Sony ke Indonesia. Kodenya K-85XR90M2.
Kita akan coba lihat segemilang apa tampilan yang ditawarkan oleh TV ini. Tapi, kita coba kenalan dulu dengan TV ini!
Paket Penjualan

Paket penjualan TV ini berisi:
- unit TV Sony Bravia 9 Mark II
- Mirage Stand
- Digital Audio Connector Adaptor
- Bluetooth Remote Control
- Kabel USB A to C untuk charging remote
- Kabel power, ini sudah terpasang permanen di bodi TV
- Cable Ties untuk Cable Management
- Paket Dokumen
Desain Sony BRAVIA 9 II

Sony menggunakan konsep “Harmonic Presence”, TV ini disebut akan terasa “menyatu” dengan ruangan kita. Ini dimungkinkan karena desain minimalis yang diusung serta Mirage Stand. Stand ini membuat TV seakan terlihat mengambang di udara karena panel transparan di bagian leher stand.

Menariknya, panel transparan ini juga membantu kita menyembunyikan kabel-kabel yang terpasang ke TV. Ya, desain panel ini membuat kita tidak melihat kabel yang ditempatkan di bagian belakang panel. Ini membuat area TV jadi terkesan rapi.

Untuk TV-nya sendiri, bezel layarnya terbilang cukup tipis untuk ukuran layar sebesar ini. Tebal bezel + frame cuma sekitar 9 mm sampai 9.5 mm untuk sisi kiri, atas, dan kanan.Sementara untuk frame bawah layar sedikit lebih tebal, di 13.5 mm.
Ada area di bagian tengah frame bawah layar yang berisi sensor, mic, dan lampu indikator. Lalu, di dasar TV ada lubang ventilasi. Ada juga tombol power dan switch untuk built-in mic di area kiri.

Beralih ke sisi belakang, di area tengah ada empat lubang mounting sesuai standar VESA 400 x 400 mm. Ada beberapa lubang speaker juga di area kiri dan kanan. Kabel AC Input dari TV ini terpasang di area kiri bawah. Sementara untuk konektor I/O, semua ditempatkan di area kanan bawah, atau di bagian kiri kalau kita ada di depan TV. Semua konektor menghadap ke samping.

Nah, untuk dimensi, sekitar 189.2 x 107.6 x 42.2 cm tanpa stand. Sementara dengan stand, tingginya jadi 115.8 cm. Jadi, stand mengangkat TV sekitar 8.2 cm. Ini sudah cukup untuk menempatkan soundbar di kolong TV. Untuk tapak stand-nya, ukurannya kurang lebih 44.1 x 44.3 cm.



Jadi, kalau kita mau tempatkan TV ini di meja berukuran tidak terlalu besar, bisa juga. Asalkan mejanya kokoh ya.
Spesifikasi Sony BRAVIA 9 II

- Layar 85”, 4K UHD (3840 x 2160 px)
- Backlight: RGB LED dengan Local Dimming
- Refresh Rate: up to 120 Hz
- HDR: HDR10, HLG, dan Dolby Vision
- Video Processor: XR Processor.
Fitur pendukung kualitas tampilan tentunya banyak sekali. Ada XR Clear Image, XR Motion Clarity, RGB Triluminos Max, XR Contrast Booster 40, dan banyak lagi


- Audio: Acoustic Multi Audio+, 2.2.2 channel, dengan struktur yang sudah diperbarui.
- Ada 2x Up-firing Beam Tweeter, 2x X-Balanced Speaker, 2x Sound Positioning Tweeter, serta 2x Subwoofer, dengan total daya 80 W.
- Fitur: Dolby Audio, Dolby Atmos, DTS Digital Surround, DTS Express, DTS-HD Master Audio, DTS-HD High Resolution Audio, DTS-X, Voice Zoom 3, dan sebagainya.
- Smart Feature:
- OS: Google TV with Gemini AI
- Ada Google Assistant, lengkap dengan built-in mic
- Mendukung Chromecast Built-In, Apple AirPlay, dan Apple Homekit
- Aplikasi streaming Sony Pictures Core juga tersedia
- OS: Google TV with Gemini AI

- Konektivitas:
- Wi-Fi 6E
- Bluetooth 5.3
- Ethernet
- TV Digital: tentunya mendukung DVB-T2, siap untuk siaran TV digital lokal, tanpa perlu tambah STB lagi!
Terlihat, kita bisa dapat banyak sekali siaran TV digital Indonesia hanya dengan memasang antena standar TV Digital.
Konektor I/O

Untuk konektor, dari atas ke bawah ada:
- 2x USB
- Digital Audio Out, sekaligus untuk S-Center Speaker Input
- 2x HDMI 2.0, mendukung input sampai 4K60
- 2x HDMI 2.1, mendukung input sampai 4K120. Selain itu, untuk fitur seperti VRR, kita harus menggunakan port HDMI 2.1 ini.
Port HDMI 3 juga bisa digunakan untuk ARC/eARC, untuk koneksi ke soundbar.
- Ethernet
- Antenna In
Simak pembahasan lengkapnya berikut ini:














