Review ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA): Baterai Awet, Performa Makin Kenceng, Desain Tetap Mewah
Bodi ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA)

Form Factor
- Clamshell atau Laptop Klasik
Material


- ASUS Ceraluminum untuk punggung layar, dan Aluminum untuk bagian bodi lainnya.
- Ceraluminum diklaim lebih tahan goresan dan keausan akibat pemakaian jika dibandingkan dengan aluminum biasa.
Warna
- Untuk unit yang satu ini warnanya Antrim Gray.
- Ada varian lain juga, dengan warna Scandinavian White.
Desain

- Dari segi desain ini sangat mirip dengan Zenbook S14 keluaran 2025.
- Secara keseluruhan masih memberikan kesan premium dan mewah.
- Dikombinasikan dengan permukaan bodi yang sangat mulus saat disentuh semakin menambah kesan “laptop kelas atas” di Zenbook S14.

- Di area atas keyboard terdapat semacam lubang grill yang berfungsi sebagai ventilasi udara, tapi tetap dengan sentuhan desain estetik.
- Dan seperti biasa di area punggung layar terdapat tulisan “ASUS Zenbook” berukuran kecil.
Dimensi

- Panjang – 31 CM
- Lebar – 21.47 CM
- Tebal:
- Area paling tipis di 1.19 CM, dan
- Area paling tebal di 1.29 CM.
Bobot
- Laptop – 1.2 Kilogram
- Charger – 180 Gram
- Chargernya punya total daya 68 Watt, dengan kabel USB-C to C yang bisa dilepas, jadi sangat mirip seperti charger smartphone.
- Ukurannya juga tergolong mungil ya, jadi ringkas kalau mau dibawa bepergian.
- Total – 1.38 Kilogram
Display

- Laptop ini menggunakan ASUS Lumina OLED Display dengan ukuran 14 inci.
- Resolusi 3K, atau lebih tepatnya di 2.880 x 1.800 piksel, dengan aspect ratio 16:10.
- Refresh rate sudah 120 Hz dengan response time 0.2ms layaknya sebuah layar di laptop premium.
- Menurut ASUS, tingkat kecerahan maksimal untuk mode SDR di 500 nits, dan mode HDR di 1.100 nits, dengan color gamut 100% DCI-P3.
- Berdasarkan pengujian kami:
- Tingkat kecerahan maksimal untuk mode SDR di 455 nits,
- Dan mode HDR mencapai 1.030 nits.
- Lalu untuk Gamut Coverage-nya di 100% DCI-P3, dan
- Gamut Volume di 120.3% DCI-P3.
- Layar ini juga sudah Pantone Validated, jadi kalau mau dipakai buat editing foto atau editing video yang butuh akurasi warna, udah cocok banget nih.
- Kalau memang warnanya dirasa terlalu luas, tenang, karena kita bisa atur preset warna layar melalui software MyASUS.
- Sebagai contoh, kalau kita ubah ke mode sRGB:
- Gamut Coverage-nya di 99.6% sRGB, dan
- Gamut Volume-nya di 107.3% sRGB.
- Dipakai buat nonton juga mantap, karena sudah punya sertifikasi DisplayHDR True Black 1.000 dan Dolby Vision.
- Layarnya juga punya sertifikasi TUV Rheinland dan SGS Eye Care Display, jadi nyaman digunakan berlama-lama karena tingkat cahaya birunya lebih rendah.

- Walaupun bukan laptop convertible, layarnya sudah mendukung touchscreen, jadi nyaman saat kita perlu scroll halaman dokumen, atau zoom gambar.
- Seperti layar OLED touchscreen pada umumnya, layar ini memiliki permukaan Glossy yang membuat warna jadi sangat cemerlang.
- Tapi memang, karena glossy, permukaannya jadi sedikit memantulkan bayangan dan cahaya.
- Bingkai layarnya terlihat sangat tipis, dengan Screen-to-Body ratio di 90%, memberikan kesan tampilan yang nyaris tak bertepi.
Kamera dan Mikrofon

- Zenbook S14 OLED menggunakan ASUS AISense Camera dengan resolusi 1080p 30fps, dan sudah dilengkapi fitur 3D Noise Reduction Technology.
- Karena prosesornya dilengkapi dengan NPU, tentunya kamera ini sudah support fitur-fitur Windows Studio Effect seperti Auto Framing, Eye Contact, dan Background Blur.
- Untuk mikrofon ada dua, terdapat di sisi kanan dan kiri kamera.
- Mikrofon ini sudah dilengkapi teknologi ASUS AI Noise Cancellation untuk meredam suara bising di sekitar pengguna saat melakukan Video Call atau Online Meeting.
- Kualitas kamera di laptop ini sudah tergolong mumpuni untuk aktivitas Video Call dan Online meeting, selama memang pencahayaannya sudah mencukupi.
- Mikrofonnya juga dapat menangkap suara Kami dengan jelas, dan mampu menghilangkan suara bising dengan sangat rapi saat Noise Cancelling diaktifkan.
Audio

- Laptop ini menggunakan konfigurasi empat buah speaker yang mendukung Smart Amp Technology.
- Kita bisa atur profil suara dan Equalizer-nya melalui software Dolby Access atau MyASUS.
- Untuk suaranya ini tergolong sangat lantang ya, apalagi kalau mengingat bahwa laptop ini tergolong tipis.
- Suaranya bisa menyaingi laptop gaming yang bodinya tebal.
- Kualitas speakernya juga memuaskan, detail terdengar sangat rapih, dan semua suara bisa didengarkan dengan jelas, apalagi kalau posisi kita berada tepat di depan laptopnya ya, seperti saat posisi mengetik gitu.
Konektor

- Kiri
- HDMI 2.1
- 2x Thunderbolt 4 yang mendukung:
- USB4 Data Transfer (40 Gbps)
- Power Delivery,
- Protokol Display Port, dan
- Perangkat lain berbasis Thunderbolt.
- 1x Audio Combo Jack 3.5mm

- Kanan
- 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A
- Mantap nih, walaupun ukuran laptopnya mungil, tapi konektornya masih lengkap banget.
- Kalau mau presentasi pakai HDMI udah gak butuh converter tambahan lagi.
Keyboard

- Untuk keyboardnya masih sama seperti Zenbook generasi sebelumnya.
- Tombolnya punya cekungan dengan kedalaman 0.1mm, dan Travel Distance di 1.1 mm.
- Masih tergolong nyaman lah saat digunakan untuk mengetik.
- Seperti biasa, tombol anak panah punya ukuran yang lebih kecil dibanding tombol lainnya.
- Untuk tombol power menyatu dengan layout keyboard, tapi bukan terletak di pojok kanan atas, jadi meminimalisir kemungkinan tidak sengaja tertekan.
- Keyboard ini dilengkapi dengan backlit warna putih yang punya tiga tingkat kecerahan.
- Tingkat kecerahan ini dapat diubah dengan tombol F4.
- Selain pengaturan manual, backlit ini juga punya mode Auto dimana lampunya akan otomatis menyala saat ruangan menjadi gelap.
Touchpad

- Laptop ini menggunakan Precision Touchpad dengan ukuran 12.7 x 7.9 CM, tergolong besar ya untuk sebuah laptop mungil seperti ini.
- Posisinya center to body yang memanjang dari tombol Alt-kiri hingga tombol Copilot.
- Memang sedikit agak melebar dari touchpad, tapi masih tergolong nyaman digunakan karena sudah dilengkapi fitur palm rejection.
Sistem Keamanan

- Untuk sistem keamanan sudah dilengkapi dengan Infra Red Camera yang mendukung Windows Hello.
- Jadi bisa login lebih mudah dan cepat, tapi tetap aman.
Sistem Pendingin

- ASUS Zenbook S14 OLED sudah menggunakan sistem pending Vapor Chamber dengan dua buah kipas untuk mendinginkan prosesor Intel Core Ultra Series 3 di laptop ini.
- Menariknya, selain mengambil udara dari area bawah laptop, kipas ini juga menghisap udara dari ventilasi yang ada di atas keyboard.
- Lubang ventilasi ini diklaim mampu meningkatkan aliran udara hingga 50%, dan tetap mampu mencegah debu serta air masuk ke bodi laptop.
- Untuk lubang pembuangan udara panasnya ada di area belakang laptop.
- Tenang, udara panasnya tidak menghembus ke layar, jadi lebih aman dari panas.
Software Pendukung

- Di Zenbook S14 OLED ini kita bisa temukan software StoryCube yang dapat digunakan untuk mengorganisir foto-foto menggunakan AI.
- Kita bisa search berdasarkan lokasi juga nih pakai software ini.
- Selain itu juga ada OMNI Virtual Assistant, sebuah software AI chatbot dari ASUS yang dapat digunakan untuk berbagai hal, mulai dari yang simpel seperti membuat reminder, sampai hal kompleks seperti melakukan transcribe saat online meeting.
- walaupun untuk saat video ini dibuat, fitur ini hanya tersedia dalam bahasa Inggris dan Mandarin.
- Kita juga bisa membuat ringkasan dari sebuah dokumen menggunakan software ini.
- menariknya, semua pekerjaan tersebut bisa dilakukan secara offline, tanpa perlu terhubung ke internet!
- Jadi privasi penggunanya bisa tetap terjaga, ga takut dokumennya bocor ke internet nih!
Simak pembahasan lengkapnya lewat video pembahasan berikut ini:
Tags:
Daftar Isi
Load Comments













