Google Makin Banyak Ambil Data Riwayat Pencarian Pengguna, Ini Cara Batasinya!
Selama ini banyak orang mengira riwayat pencarian Google hanya berisi kata-kata yang diketik di kolom Search. Kenyataannya, cakupannya semakin luas.
Google mengumumkan pengaturan baru bernama Search Services History yang akan menyimpan berbagai aktivitas pencarian, termasuk foto yang digunakan di Google Lens, pencarian suara, rekaman dari fitur Search Live, hingga ucapan yang diinput ke Google Translate.

Sekilas perubahan ini terlihat seperti pembaruan teknis biasa. Namun ada satu hal yang perlu diperhatikan yaitu data yang tersimpan bukan lagi sekadar daftar situs yang pernah dicari, melainkan juga media yang digunakan saat melakukan pencarian.
Artinya, foto yang diunggah untuk mengidentifikasi objek lewat Google Lens atau rekaman suara saat melakukan pencarian bisa ikut masuk ke riwayat akun Google jika fitur tersebut aktif.
Google menjelaskan bahwa data ini digunakan untuk meningkatkan layanan mereka, termasuk pengembangan teknologi AI. Jika fitur personalisasi diaktifkan, data tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan rekomendasi dan iklan yang lebih sesuai dengan aktivitas pengguna.
Kondisi ini membuat pengguna perlu lebih cermat memeriksa pengaturan privasi akun Google. Banyak orang rutin menghapus riwayat pencarian teks, tetapi belum tentu menyadari bahwa pencarian berbasis gambar dan suara kini juga memiliki pengaturan penyimpanan tersendiri.
Untungnya, Google menyediakan opsi untuk menonaktifkan fitur ini. Pengguna dapat mematikan Search Services History serta opsi Save Media jika tidak ingin foto, audio, atau media lain yang digunakan saat pencarian tersimpan di akun mereka.
Baca Juga: Lahan Donasi Buat Taman Malah Dijual Senilai 10 Juta USD untuk Bangun Data Center • Jagat Review
Cara Membatasi Data yang Disimpan Google
Jika ingin mengurangi jumlah data yang tersimpan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Buka halaman pengelolaan akun Google.
- Masuk ke menu Data & Privacy.
- Cari pengaturan Search Services History.
- Nonaktifkan fitur tersebut jika tidak ingin aktivitas pencarian gambar dan suara disimpan.
- Matikan opsi Save Media untuk mencegah penyimpanan foto dan rekaman audio.
- Periksa juga menu Personalized Recommendations jika tidak ingin data digunakan untuk personalisasi rekomendasi dan iklan.
Bagi pengguna yang sebelumnya sudah menonaktifkan penyimpanan riwayat melalui Web & App Activity, Google mengatakan pengaturan tersebut akan tetap dipertahankan saat sistem baru ini diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan.
Meski begitu, perubahan ini menjadi pengingat bahwa aktivitas pencarian modern tidak lagi terbatas pada teks. Foto yang diunggah dan suara yang direkam saat mencari informasi kini juga bisa menjadi bagian dari data yang tersimpan di akun Google, sehingga ada baiknya pengguna mulai mengecek kembali pengaturan privasi mereka sebelum fitur ini aktif secara luas.














