Fujifilm Rilis Kamera QuickSnap Active dan QuickSnap Black & White
Fujifilm kembali meramaikan tren fotografi analog dengan merilis dua kamera QuickSnap terbaru. Kedua model tersebut adalah QuickSnap Active dan QuickSnap Black & White yang sama-sama memakai film 35mm.
Buat yang belum tahu, Fujifilm QuickSnap merupakan lini kamera sekali pakai alias disposable camera. Setelah seluruh film habis digunakan, kamera harus dibawa ke lab foto untuk proses cuci cetak.
Ya, kamera QuickSnap biasanya hanya bisa dipakai untuk mengambil jumlah foto terbatas. Pada dua model baru ini, kita bisa memotret hingga 27x sebelum filmnya habis. Terdengar repot, tapi kamera analog memang kembali ramai belakangan ini.
Fujifilm QuickSnap Active
QuickSnap Active hadir sebagai opsi yang lebih cocok untuk aktivitas outdoor. Kamera ini punya bodi tahan air hingga kedalaman 10 meter, sehingga bisa dipakai untuk memotret di pantai, kolam, atau bahkan bawah air.
Fujifilm juga mengganti tombol shutter biasa dengan tuas khusus. Desain ini memungkinakn kamera tetap mudah digunakan meski pengguna sedang memakai sarung tangan.
Untuk filmnya, QuickSnap Active menggunakan film warna 35mm dengan ISO 800. Namun, kamera ini tidak dibekali flash, jadi penggunaannya lebih ideal di kondisi terang atau siang hari.
Fujifilm QuickSnap Black & White
Sementara itu, QuickSnap Black & White ditujukan untuk pengguna yang ingin hasil foto monokrom klasik. Kamera ini cocok untuk mereka yang suka nuansa foto analog dengan karakter lebih dramatis.
QuickSnap Black & White juga sama menggunakan film 35mm, hanya saja hitam putih dengan dukungan ISO 400. Tidak seperti model Active, yang satu ini dibekali flash bawaan sehingga masih bisa foto di kondisi kurang pencahayaan.
Fujifilm bakal memasarkan QuickSnap Black & White dengan harga USD 22,90 (Rp400 ribuan), sementara QuickSnap Active seharga USD 24,75 (Rp440 ribuan). Untuk saat ini, masih belum ada informasi mengenai ketersediaannya di pasar Indonesia.












