Realme Tinggalkan China?
Sebuah strategi menarik datang dari Realme belum lama ini. Lewat Weibo, merek yang berada di bawah naungan BBK Electronics tersebut dikabarkan akan mengalihkan fokusnya dari pasar China ke pasar global.
Sebagaimana dirangkum GizmoChina (20/7/2026), peluncuran produk baru dan pembaruan software Realme ke depannya akan lebih difokuskan untuk pasar internasional. Sementara itu, pengembangan produk baru untuk pasar China disebut akan mulai dihentikan.

Bagi pengguna di luar China, langkah ini membuat Realme lebih fokus menghadirkan produk global dan mempercepat distribusi pembaruan software. Pasalnya, sumber daya yang sebelumnya digunakan untuk mengembangkan produk khusus pasar China bisa dialihkan ke pasar internasional.
Langkah ini cukup mengejutkan mengingat China merupakan negara asal Realme. Meski begitu, BBK Electronics tampaknya tetap mempertahankan kehadirannya di negara tersebut melalui Oppo dan OnePlus. Strategi ini dinilai membuat BBK mulai membagi fokus masing-masing merek agar tidak saling bersaing secara langsung di pasar yang sama.
Baca Juga: Rumor: Realme UI – OxygenOS Bakal Digabung Jadi ColorOS
Pengembangan Software Mulai Disatukan
Strategi menarik lainnya datang dari sisi software. Menurut laporan yang beredar, Realme dan OnePlus akan semakin banyak menggunakan basis ColorOS untuk pengembangan perangkat mereka.
Langkah ini dinilai masuk akal karena dapat mengurangi biaya pengembangan sekaligus mempercepat distribusi fitur baru ke berbagai perangkat. Meski demikian, belum ada pengumuman resmi dari BBK terkait bagaimana masa depan Realme UI maupun OxygenOS ke depannya.
Baca Juga: Realme India Konfirmasi Transisi Realme UI ke ColorOS, Akan Berlaku Global?
Bagaimana menurut kalian dengan langkah Realme yang mulai fokus ke pasar global? Dan kalau nantinya Realme semakin mengandalkan ColorOS, apakah itu bakal jadi nilai plus atau justru sebaliknya?














