NVIDIA Resmi Akuisisi Hugging Face Senilai Rp229 Triliun!
NVIDIA resmi mengumumkan akuisisi Hugging Face, platform komunitas AI open-source yang sering dijuluki sebagai “GitHub-nya AI”. Nilai transaksinya mencapai USD 12,93 miliar atau sekitar Rp229 triliun, menjadikannya salah satu akuisisi terbesar NVIDIA sejauh ini. Meski berada di bawah NVIDIA, Hugging Face disebut bakal tetap terbuka untuk berbagai hardware, cloud provider, dan framework AI.
NVIDIA Tak Batasi Dukungan Buat Kompetitor
Seperti diketahui, NVIDIA merupakan salah satu pemain terbesar di industri AI dan punya kepentingan besar terhadap ekosistem hardware. Karena itu, muncul pertanyaan apakah Hugging Face nantinya akan membatasi dukungan untuk chip AI dari perusahaan pesaing.
Seperti diumumkan lewat website resminya, NVIDIA menegaskan hal tersebut tidak akan terjadi setelah akuisisi rampung. Developer tetap bebas memilih model, framework, penyedia cloud, hingga platform komputasi yang mereka gunakan tanpa diwajibkan memakai hardware NVIDIA.
Dukungan terhadap model open-source dan open-weight dari pengembang lain juga bakal tetap berjalan. NVIDIA turut menyatakan Hugging Face akan terus mendukung penggunaan multi-cloud dan berbagai akselerator, sehingga hardware dari AMD maupun Intel diharapkan tetap kompatibel.
Didirikan pada 2016, Hugging Face sendiri dikenal sebagai salah satu platform terbesar untuk berbagi model AI, dataset, dan aplikasi. Platform ini menjadi tempat berkumpulnya developer untuk mengembangkan serta mendistribusikan berbagai teknologi AI secara terbuka.
Baca Juga: Lenovo Pamer Dua Konsep Laptop di IFA 2026: Project Swan & Aeroblade • Jagat Review
NVIDIA sendiri sebenarnya sudah menjadi salah satu kontributor terbesar di Hugging Face. Mereka bahkan sudah menerbitkan lebih dari 500 model dan 250 dataset di platform tersebut.
Lewat akuisisi ini, NVIDIA bakal memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap infrastruktur tempat berbagai model AI didistribusikan dan digunakan. Namun dengan komitmen untuk tetap mendukung ekosistem terbuka, menarik melihat apakah Hugging Face bisa mempertahankan perannya sebagai platform netral setelah berada di bawah NVIDIA.











