ChatGPT for Teens Resmi Hadir, Tak Langsung Kasih Jawaban Tugas

Author
Deliusno
Reading time:
August 19, 2026

OpenAI baru saja meluncurkan ChatGPT for Teens atau ChatGPT untuk Remaja di layanan chatbot mereka. Layanan ini sendiri memiliki berbagai fitur yang dinilai ramah remaja, termasuk membantu belajar dan bahkan fitur bagi orang tua untuk melindungi sang anak.

Fitur “Remaja” Akan Otomatis Aktif

openai chatgpt

Layanan ini tersedia bagi remaja berusia 13 hingga 17 tahun. Pengguna pun tidak perlu mengaktifkan fitur tersebut. Sistem akan otomatis menyalakan fitur apabila sang anak sudah mengakui umur mereka saat mendaftar ke ChatGPT.

Bagaimana jika anak-anak tidak menyebutkan umur? Sebagai layanan AI, tentunya ChatGPT punya kemampuan untuk mendeteksi hal tersebut. Algoritma akan mendeteksi apabila si pengguna berusia di bawah 18 tahun dan fitur untuk remaja ini akan langsung bekerja. OpenAI memang menggunakan sistem prediksi usia untuk memperkirakan apakah pengguna berusia di bawah 18 tahun.

Baca Juga: ChatGPT Mulai Kehilangan Pengguna? Market Share Kurang dari 50% untuk Pertama Kalinya!

ChatGPT for Teens Bisa Bantu Remaja Belajar

ChatGPT for Teens tidak langsung memberikan jawaban tugas

ChatGPT sering kali menjadi jalan pintas bagi anak sekolah yang mengerjakan tugas. Menyadari kebiasaan tersebut, OpenAI menyertakan fitur bernama Study Mode dalam layanan ini.

Ketimbang memberikan jawaban langsung, Study Mode akan memberikan panduan berupa pertanyaan dan langkah-langkah untuk membantu remaja memahami materi dan mengerjakan soal. Jadi, remaja diharapkan bisa mengerti materi yang ada, tidak hanya sekadar copas jawaban dari ChatGPT.

Selain itu, ChatGPT for Teens juga bisa memberikan kuis atau pertanyaan. Tujuannya, remaja jadi bisa berlatih sebelum ujian atau keperluan akademis lainnya.

Menariknya lagi, orang tua dan remaja bisa mengaktifkan fitur Study Hours. Dengan fitur ini, mereka bisa menentukan waktu tertentu ketika Study Mode akan aktif secara default. Dengan begitu, remaja bisa lebih mudah membangun kebiasaan belajar secara rutin.

OpenAI mengeklaim Study Mode dilatih bersama guru, ilmuwan pembelajaran, hingga para ahli pedagogi. Tujuannya adalah memberikan pertanyaan dan materi yang dapat membantu remaja berkembang. OpenAI memang menekankan bahwa layanan AI miliknya seharusnya mendukung pembelajaran, bukan menjadi jalan pintas.

Perlindungan Lebih Ketat

ChatGPT untuk Remaja akan mengurangi konten yang dianggap belum sesuai dengan umur 13–17 tahun. Konten yang dimaksud termasuk konten yang dinilai berbahaya untuk perkembangan sang remaja, seperti kekerasan grafis, self-harm, tantangan viral berbahaya, hingga roleplay seksual atau romantis.

ChatGPT for Teens juga memperkenalkan fitur baru bernama Quiet Hours. Dengan pengaturan ini, orang tua dapat mengatur waktu ketika ChatGPT tidak bisa digunakan oleh akun remaja yang sudah terhubung.

Selain itu, orang tua juga bisa mendapatkan notifikasi apabila terjadi situasi berisiko tinggi. Salah satunya ketika sistem mendeteksi adanya indikasi self-harm dalam percakapan sang remaja.

Notifikasi juga bisa diberikan dalam kondisi tertentu ketika akun remaja dinonaktifkan karena melanggar kebijakan terkait ancaman atau tindakan kekerasan online. Meski begitu, orang tua tidak bisa begitu saja membaca seluruh percakapan anak mereka. OpenAI tetap menjaga privasi remaja, sementara informasi tertentu dapat diberikan kepada orang tua dalam situasi yang berkaitan dengan keselamatan.

Baca Juga: Kerja Sama dengan OpenAI, Semua Karyawan Samsung Bakal Pakai ChatGPT!

Bagaimana menurut kalian fitur ChatGPT for Teens ini?

Sumber

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…

Gaming

October 4, 2026 - 0

NACON Umumkan Controller Esports Revolution 5 Unlimited Untuk PS5 & PC

Nacon hadirkan controller kelas esports Revolution 5 Unlimited untuk PS5…
October 4, 2026 - 0

APU AMD Gainsborough Muncul di Driver, Diduga Jadi Otak Steam Deck 2

APU AMD dengan kode nama Gainsborough muncul di driver terbaru…
October 4, 2026 - 0

Steam Frame Dapatkan Update Untuk Perpanjang Waktu Penggunaan

Melalui SteamOS 0.4.3 Beta, Valve tingkatkan efisiensi daya pada Steam…
October 4, 2026 - 0

Sony Sertakan Revisi yang Perpanjang Umur Console di Model PS5 Barunya

Sony revisi model PS5 Slim terbaru dengan cooling baru dan…