China Buka “Sekolah” Robot Humanoid Pertama

Author
Deliusno
Reading time:
August 13, 2026

Siapa bilang hanya manusia yang butuh belajar di sekolah? Robot humanoid ternyata juga butuh “makan bangku sekolah” agar bisa dilepas ke dunia kerja! Setidaknya, itulah yang terjadi di China. Negara tersebut ternyata sudah punya “sekolah” khusus untuk robot!

Menariknya, sekolah ini bukan sekadar tempat untuk memamerkan kemampuan robot, seperti akrobat dan lompat tali. Sekolah ini bertujuan untuk melengkapi robot dengan “otak” AI yang lebih maju, kemampuan bekerja, dan bahkan, ehem, sertifikat industri sebelum para “siswa” masuk ke dunia kerja.

Sekolah pertama untuk robot di China ini dibuka di Distrik Yuhang, Hangzhou, Provinsi Zhejiang, pada 29 Juni 2026 lalu. Sekolah tersebut didirikan bersama oleh Institute of Robotics dari Zhejiang University, Zhejiang Institute of Quality Sciences, dan sejumlah perusahaan industri.

Baca Juga: Samsung Siapkan Chip AI, Bidik Komputer hingga Robot Pintar

Ada 30 Robot di Angkatan Pertama

Sekolah Robot Humanoid
Sumber: ehangzhou

Sebanyak 30 robot menjadi angkatan pertama yang mengikuti pelatihan di sekolah tersebut. Para “siswa” ini berasal dari berbagai sektor, seperti manufaktur, layanan, keamanan, dan hiburan.

Pelatihan dibagi menjadi empat jalur utama, termasuk industri, layanan kesehatan, seni, dan olahraga. Pelatihan juga mencakup etika, persepsi, mobilitas, estetika, dan kemampuan praktis. Nantinya, para lulusan sekolah robot diharapkan bisa bekerja di pabrik, museum, hingga komunitas.

Baca Juga: Mengenal Da Vinci Xi, Teknologi Bedah Robotik yang Digunakan RSU Bunda Jakarta

Kalau Manusia Punya Guru, Robot Punya WJ-Brain

Sekolah robot

Sekolah robot tersebut menggunakan sistem WJ-Brain dari Zhejiang University untuk menambahkan kemampuan penalaran logis ke model AI yang digunakan robot. Dengan begitu, robot diharapkan bisa lebih memahami situasi yang belum familiar, merencanakan tugas, dan mengambil keputusan, bukan sekadar mengikuti respons yang sudah diprogram sebelumnya.

Lantas, bagaimana cara robot-robot ini “belajar”? Artikel eHangzhou lainnya pada Agustus lalu menjelaskan metode pelatihan robot di fasilitas embodied AI lain di Hangzhou. Teknisi mengendalikan robot dari jarak jauh untuk melakukan tugas tertentu berulang kali, sementara sensor merekam setiap gerakannya. Gerakan yang berhasil kemudian dikumpulkan sebagai bahan untuk melatih model AI.

Jadi, kurang lebih bukan seperti robot duduk di kelas lalu mendengarkan guru menjelaskan. Robot melakukan pekerjaan, gagal atau berhasil, kemudian datanya digunakan untuk membuat kemampuan mereka semakin baik.

Syarat kelulusan para “siswa” robot ini juga cukup serius. Mereka akan menjalani pemeriksaan kondisi, pelatihan khusus, dan penilaian di dunia nyata sebelum mendapatkan sertifikat keterampilan profesional yang sesuai dengan pekerjaan mereka.

Tadinya kami berpikir, buat apa robot perlu diperiksa kondisinya? Namun, kalau robot memang nantinya akan bekerja di dunia nyata, tentu kondisinya perlu dipastikan terlebih dahulu sebelum masuk ke tahap pelatihan dan penilaian.

Kalau sekolah seperti ini ada di Indonesia, pekerjaan apa yang menurut kalian paling cocok dilakukan robot?

Sumber 1 | 2

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…

Gaming

August 13, 2026 - 0

Commodore Hidupkan Lagi Joystick Klasik Legendaris TAC-2

Commodore menghidupkan kembali joystick legendaris Suncom TAC-2 dengan desain klasik…
August 13, 2026 - 0

Harga NVIDIA RTX 5060 Ti 16GB Naik Tajam, Kini Nyaris $805

Harga NVIDIA RTX 5060 Ti 16GB kini mencapai US$805, naik…
August 13, 2026 - 0

Stop Killing Games Ikut Gugat Sony Terkait Penghentian Disc

Stop Killing Games mendukung gugatan terhadap Sony di Belanda, terkait…
August 12, 2026 - 0

SanDisk Rilis Expansion Card 2TB Untuk Xbox Series X|S

SanDisk merilis Expansion Card untuk Xbox Series X|S dengan opsi…