NVIDIA Resmi Umumkan DLSS 4.5, Ini Peningkatannya
Ray tracing memang bisa membuat tampilan game jauh lebih realistis, tetapi dibalik itu, prosesnya menghasilkan banyak data yang perlu direkonstruksi agar gambar tetap enak dilihat yang tentunya membebani sistem. Di sinilah DLSS Ray Reconstruction bekerja, dan lewat DLSS 4.5, NVIDIA membawa sejumlah peningkatan untuk mengatasi masalah visual yang masih muncul pada versi sebelumnya. Apa saja peningkatan tersebut?

Ray Reconstruction di DLSS 4.5
DLSS 4.5 Ray Reconstruction kini memakai Transformer generasi kedua dengan kemampuan komputasi sekitar 35 persen lebih besar dan 20 persen lebih banyak parameter dibanding model sebelumnya, ditambah dataset pelatihan yang lebih besar.
Hasilnya mulai terlihat pada objek-objek kecil yang biasanya gampang berantakan ketika kamera bergerak. Daun, rumput, dan semak-semak terlihat lebih stabil, sementara efek boiling yang membuat detail seperti bergetar atau berubah-ubah kini jauh berkurang.
Pantulan dari ray tracing pun mendapat peningkatan. Detail pada refleksi di lantai, air, logam, dan berbagai permukaan lain bisa dipertahankan dengan lebih baik, sedangkan ghosting pada objek bergerak ikut berkurang sehingga pantulan tidak mudah meninggalkan jejak aneh.
Baca Juga: Tips Belanja Laptop 2026 Tahun feat. Acer: Apa yang Dicari Konsumen Laptop Saat Harga Komponen Naik?
Ray Tracing yang Lebih Pintar
DLSS 4.5 juga lebih pintar ketika berhadapan dengan noise dari ray tracing. Model barunya dapat membedakan noise dengan detail gambar yang sebenarnya, sehingga proses pembersihan gambar tidak terlalu mudah menghilangkan detail tekstur yang penting.
Perbaikan lain terlihat pada pencahayaan dan highlight. NVIDIA kini melakukan pemrosesan di linear light space sebelum tone mapping, yang membantu menjaga detail area terang dan membuat beberapa efek pencahayaan terlihat lebih natural.
Ada satu perubahan yang cukup penting pada kualitas gambar secara keseluruhan. Ray Reconstruction generasi sebelumnya masih menggunakan model upscaling yang lebih lama, sedangkan DLSS 4.5 membawa kualitas upscaling yang lebih dekat dengan DLSS Super Resolution.
Artinya, pengguna tidak perlu terlalu banyak memilih antara kualitas rekonstruksi ray tracing dan kualitas upscaling terbaru. Detail gambar lebih tajam, artefak lebih sedikit, dan hasilnya tetap terlihat stabil ketika kamera maupun objek bergerak.
Support Mulai Dari NVIDIA GeForce RTX 20 Series
Menariknya, semua peningkatan tersebut tidak membuat kebutuhan performanya melonjak. DLSS 4.5 Ray Reconstruction masih berada di kisaran performa DLSS 4.0, sehingga kartu grafis RTX 20 dan RTX 30 pun tetap bisa mendapatkan peningkatan kualitas tanpa kehilangan banyak frame rate. Meskipun performanya memang tidak sebaik di kartu grafis RTX 40 dan RTX 50 Series
Dengan kombinasi Transformer baru, upscaling yang lebih baik, serta perbaikan pada foliage, refleksi, ghosting, pencahayaan, dan berbagai artefak lainnya, DLSS 4.5 Ray Reconstruction membuat ray tracing terasa semakin matang. Perubahannya memang banyak terjadi di detail-detail kecil, tetapi justru bagian seperti inilah yang biasanya paling mudah terlihat ketika game mulai bergerak.














