Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?
Bodi

Form Factor
- Clamshell atau Laptop Klasik
Material
- Polikarbonat
Warna
- Hitam
Desain

- Laptop Gaming ini sebenarnya punya desain yang mirip Laptop Workstation.
- Hanya saja logo Pongo di punggung layar membuat penampilannya terasa kurang Low Profile.
- Tapi tenang, kita bisa mengakalinya dengan menempelkan stiker hitam di atas logo tersebut sehingga tampilannya tidak mencolok.
Ukuran

- Panjang – 35.9 CM
- Lebar – 23.8 CM
- Tebal – 2.27 CM
Bobot
- Laptop – 2.09 KILOGRAM
- Charger – 356 GRAM
- Ini adalah Charger 150 Watt
- Total – 2.45 KILOGRAM
Display

Ukuran 15.6 Inch.
Resolusi 1920 X 1080 Pixel dengan Aspect Ratio 16:9
Refresh Rate 144 Hz
Panel IPS
- Kalau kami ukur dengan alat kami hasilnya,
- Tingkat kecerahan maksimal 300 Nits di dalam ruangan.
- Gamut Coverage 56% sRGB
- Gamut Volume 57.6% sRGB
Layar seperti ini memang kurang cocok untuk Editing kelas profesional. Tapi kalau Editing-nya ga butuh warna yang super akurat atau cuman dipakai belajar, layar ini masih oke. Apalagi panelnya IPS jadi tampilannya konsisten saat dilihat dari berbagai sisi.

Permukaan layarnya bersifat non-Glare sehingga kenyamanan kita tidak terganggu akibat pantulan cahaya lampu, jendela, atau objek di sekitar kita. Lalu untuk bingkai layarnya sudah menggunakan desain yang cukup tipis untuk sisi kanan dan kirinya, meskipun sisi bawahnya masih agak tebal.
Camera & Microphone

Laptop Gaming ini dilengkapi Kamera 1080P 30 FPS. Kamera ini memang tidak mendukung fitur Windows Studio Effect. Tapi tenang, kalau kita Install aplikasi NVIDIA Broadcast, Kameranya jadi punya fitur seperti Background Blur, Background Replace, Auto Framing, atau Virtual Key Light yang bikin tampilan kita lebih terang di depan Kamera.
Lalu untuk modul Mikrofonnya ada dua buah yang ditempatkan pada sisi kanan dan kiri Kamera. Gambar yang ditangkap Kamera terlihat agak kemerahan dengan Noise yang cukup jelas. Tapi secara keseluruhan kualitas gambarnya sudah memadai kalau digunakan untuk Video Call atau sejenisnya.
Mikrofon Laptop ini juga dapat menangkap suara kami dengan jelas dan menghilangkan suara bising di sekitar kami dengan cukup baik.
Audio

Laptop ini dilengkapi dua buah Speaker dengan lubang keluaran suara menghadap bawah. Kita dapat mengatur profil suara dan Equalizer di aplikasi Creative App. Suara yang dikeluarkan sebenarnya sudah lumayan kencang. Hanya saja karakter suaranya cenderung Flat dengan Bass hanya tipis-tipis saja terdengar.
Konektor

Kiri
- Security Lock Slot
- 1X USB 3.2 Gen 1
- 1X USB 2.0
- 1X 3.5 MM Microphone Jack
- 1X 3.5 MM Audio Jack

Kanan
- microSD Card Reader
- 1X USB 3.2 Gen 2 Type-C
- 1X Gigabit Ethernet

Belakang
- 1X USB 3.2 Gen 2 Type-C
- 1X HDMI
- 1X Mini Display Port
- 1X DC-IN
Keyboard

Sebenarnya tidak ada yang benar-benar baru untuk Keyboard Pongo 535. Bentuk tombol dan tata letaknya tetap mirip seperti Laptop Pongo lainnya.

Saat digunakan, Base Keyboard terasa agak “memantul” kalau dipakai mengetik dengan cepat meskipun sebenarnya masih cukup nyaman dipakai. Keyboard juga dilengkapi lampu Backlit satu zona dengan lima belas pilihan warna. Untuk tingkat kecerahannya ada empat yang bisa diubah melalui aplikasi Control Center atau dengan menekan tombol di area Numpad.
Touchpad

Area Touchpad punya ukuran 12 X 7.3 CM dengan posisi hampir sejajar dengan tombol Spacebar. Tapi tenang, hanya sedikit bagian telapak tangan yang masuk ke area Touchpad saat kita mengetik, jadi tidak terlalu mengganggu kenyamanan.
Saat dicoba, jari kami dapat bergerak dengan mulus dan lancar meskipun permukaan Touchpad-nya bukan dari kaca. Tombol klik-kiri dan klik-kanan juga terasa empuk saat dipakai meskipun agak sedikit berat buat menekannya.
Cooling System

Sistem pendingin Laptop ini dilengkapi EMPAT buah Heatpipe dan DUA buah Kipas. Untuk lubang pembuangan udara panasnya ada empat – SATU ke kanan, SATU ke kiri, dan DUA ke belakang.
Simak pembahasan performa lengkapnya berikut ini:















