Melihat Workflow Sony FX5, dari Pengambilan Gambar hingga Proses Edit

Reading time:
August 19, 2026

Jakarta, 13 Agustus 2026 – Sony Indonesia menggelar sesi hands-on Sony FX5 bersama sejumlah sinematografer dan editor profesional untuk menguji langsung performa kamera ini di berbagai skenario produksi. Sesi yang dipandu sinematografer dan filmmaker Bagus Tresna Aji tersebut tidak hanya berfokus pada proses pengambilan gambar, tetapi juga workflow editing hingga tahap color grading. Pendekatan ini membuat demonstrasi Sony FX5 terasa lebih dekat dengan kebutuhan produksi film dan konten profesional.

Kemampuan Sony FX5

Fleksibilitas tiga base ISO menjadi salah satu hal yang diuji dalam sesi ini, khususnya performa di kondisi cahaya rendah. Base ISO 4000 dinilai menjadi titik tengah yang pas untuk kondisi cahaya remang, mengisi celah antara base ISO 800 dan 12800 yang sebelumnya terasa terlalu jauh. Upie Guava, salah satu sinematografer yang turut menjajal fitur ini, menyebut detail bayangan tetap terjaga meski area gelap terlihat sangat minim cahaya.

Baca Juga: Sony dan TSMC Siapkan Pabrik Sensor Kamera Generasi Baru, Produksi Mulai 2029

Kemampuan Open Gate juga menjadi sorotan, terutama untuk kebutuhan proyek musik video dan komersial. Fitur ini memungkinkan proses reframing dan crop ke berbagai rasio gambar tanpa kehilangan detail yang signifikan. Sinematografer Joni Astin menilai area sensor yang lebih luas, ditambah dukungan perekaman 16-bit X-OCN RAW, memberikan fleksibilitas lebih besar dalam proses visual effect dan penggantian background.

Di sisi pascaproduksi, kemampuan X-OCN RAW internal turut diuji langsung dalam proses grading dengan workflow ACES. File X-OCN dapat langsung diedit secara offline di laptop tanpa perlu proses transcode ke proxy terlebih dahulu, sesuatu yang menurut Andi Pulung selaku editor menghemat waktu produksi secara signifikan. FX5 juga disebut mendukung workflow Dolby Vision dengan metadata dinamis, memungkinkan proses trim pass untuk berbagai target tayang mulai dari sinema, siaran televisi, hingga platform media sosial.

Dari hasil sesi hands-on ini, FX5 menunjukkan fleksibilitas yang cukup luas, baik dari sisi pengambilan gambar di lapangan maupun kebutuhan delivery konten dengan standar yang beragam. Menurut kalian, fitur mana dari FX5 yang paling menarik untuk dicoba langsung?

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HyperX, yang berkolaborasi dengan…
July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…

Gaming

August 19, 2026 - 0

Halo Multiplayer Buatan Activision Dikabarkan Telah Dibatalkan

Prototipe untuk Halo multiplayer yang melibatkan Activision dan Sledgehammer Games…
August 18, 2026 - 0

Honkai: Star Rail 4.5 Bawa Robin dan Aventurine Liburan di Astropolis

Honkai: Star Rail Version 4.5 hadir membawa Robin Summeretto, Aventurine…
August 18, 2026 - 0

Zelda Dikabarkan Akan Menjadi Tema Baru Untuk Switch 2 Edisi Spesial

Bocoran untuk Nintendo Switch 2 edisi spesial diklaim akan menggunakan…
August 18, 2026 - 0

Pasokan SSD Diklaim Tak Mampu Penuhi Permintaan Hingga 2030

Gamer tampaknya akan semakin sulit siapkan storage berbasis SSD untuk…