GIGABYTE Kembali ke Pasar Laptop Indonesia dengan Persiapan Lebih Matang
GIGABYTE kembali ke pasar laptop Indonesia dengan persiapan yang disebut lebih matang dibanding kehadiran sebelumnya. Kali ini, perusahaan membentuk tim khusus, menggandeng distributor Astrindo, sekaligus menyiapkan layanan purna jual sejak awal.

Kris dari GIGABYTE mengakui, perusahaan sebenarnya pernah menjual laptop di Indonesia. Namun, bisnis tersebut saat itu belum mendapat komitmen jangka panjang dari perusahaan.
Menurutnya, kondisi tersebut kini berubah. GIGABYTE mulai berinvestasi dengan membentuk dedicated product manager dan dedicated marketing team, sekaligus mencari mitra yang tepat untuk mengembangkan bisnis laptop di Indonesia.
GIGABYTE Gandeng Astrindo
Untuk distribusi, GIGABYTE menggandeng Astrindo sebagai mitra resmi di Indonesia. Astrindo melihat GIGABYTE sudah punya modal kuat karena nama tersebut lebih dulu dikenal luas melalui motherboard, kartu grafis, dan komponen PC.
Basis komunitas tersebut juga menjadi salah satu alasan Astrindo melihat peluang besar untuk laptop GIGABYTE. Menurut mereka, pertanyaan mengenai kapan laptop GIGABYTE kembali dijual secara resmi di Indonesia juga sudah cukup sering datang dari pasar.
Baca Juga: Laptop Gaming GIGABYTE Resmi Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp23 Jutaan • Jagat Review
Astrindo menilai produk GIGABYTE juga sudah teruji di segmen PC, sehingga mereka percaya diri untuk ikut membawa kembali lini laptopnya ke Indonesia. Persaingan di pasar laptop gaming memang ketat, tetapi kedua pihak tetap melihat ruang untuk mengembangkan bisnis tersebut.
Layanan Purna Jual Disiapkan Sejak Awal
Persiapan kali ini tidak berhenti di distribusi. GIGABYTE memberikan garansi pabrik selama dua tahun yang berjalan bersamaan dengan Accidental Damage Protection (ADP).
ADP memberikan perlindungan untuk kerusakan akibat kecelakaan dalam penggunaan sehari-hari, sementara garansi standar tetap menangani masalah yang berkaitan dengan kualitas produk. GIGABYTE juga menyediakan global warranty service bagi pengguna yang membutuhkan dukungan ketika berada di luar negara tempat pembelian.
Konsumen perlu melakukan registrasi produk dan menyimpan bukti pembelian untuk mendapatkan layanan tersebut. Dengan struktur tim khusus, distributor resmi, serta perlindungan purna jual yang disiapkan sejak awal, GIGABYTE ingin kehadiran keduanya kali ini tidak berhenti sebatas menjual laptop di Indonesia.












