Korea Selatan Beri Akses AI Gratis untuk Semua Warganya

Author
Deliusno
Reading time:
September 2, 2026

Di kala kita harus membayar sejumlah uang untuk menggunakan AI “sepuasnya”, pemerintah Korea Selatan berencana memberikan akses gratis tanpa batas ke seluruh penduduknya. Lewat program bernama “AI for All”, warga di negara tersebut bisa menggunakan AI sudah tidak perlu lagi memikirkan sisa token!

Bagi yang belum tahu, token adalah nilai yang dibutuhkan untuk menggunakan generative AI. Semakin banyak teks yang diberikan, token yang dibutuhkan juga makin besar. Pengguna gratisan biasanya memiliki batasan penggunaan yang lebih ketat dibandingkan versi berbayar.

Program dari pemerintah Korea Selatan itu akan mulai diuji coba pada September 2026 sebelum diluncurkan secara luas pada akhir tahun. Pemerintah Korea Selatan juga telah menunjuk tiga konsorsium teknologi untuk menyediakan layanan tersebut, yakni SK Telecom, KT, dan Kakao. Ketiganya merupakan perusahaan teknologi dan telekomunikasi terbesar di negara tersebut.

AI untuk Bantu Urusan Sehari-hari

apakah ai bisa menggantikan manusia

Ketiga perusahaan itu tadi telah diminta oleh pemerintah Korea Selatan untuk membuat aplikasi AI sendiri dan menambahkan fitur generative AI ke layanan tersebut. Menariknya, AI yang disediakan nantinya tidak hanya berfungsi sebagai chatbot biasa.

Layanan tersebut bakal terhubung dengan berbagai sistem pemerintah Korea Selatan. Nantinya, warga Korea Selatan diharapkan bisa menggunakan AI untuk membantu mengurus berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti membuat janji dengan dokter, mencari apartemen, hingga mendapatkan panduan terkait pajak.

Pelaku usaha kecil atau UMKM juga bisa menggunakan AI tersebut untuk menghitung pajak atau mengecek apakah memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sementara itu, orang tua bisa mendapatkan rekomendasi konten pendidikan.

Layanan generative AI “tanpa batas” ini tampaknya memang lebih ditujukan untuk mempermudah masyarakat Korea Selatan dalam berbagai urusan ke pemerintah. Jadi, layanan AI ini tampaknya lebih difokuskan untuk membantu berbagai kebutuhan sehari-hari dan mengakses layanan publik.

Baca Juga: Mengenal Jenis-Jenis AI Berdasarkan Kemampuan dan Teknologi yang Digunakan

Untuk Kurangi Ketergantungan AI Asing

apakah ai bisa salah

Program AI for ALL juga menjadi bagian dari ambisi pemerintah Korea Selatan untuk memperkuat industri AI dalam negeri. Pemerintah ingin mengurangi ketergantungan terhadap layanan AI yang dikembangkan negara lain, seperti Amerika Serikat dan China.

Penggunaan AI di Korea Selatan sendiri dikatakan tinggi. Sekitar seperempat penduduk bahkan disebut telah menggunakan layanan premium generatif AI. Mengingat tingginya penggunaan tersebut, pemerintah tampaknya ingin mendorong warganya agar lebih banyak menggunakan AI buatan perusahaan lokal.

Pemerintah Korea Selatan juga telah mengalokasikan dana sekitar 10 triliun won untuk pengembangan Ai di 2026. Angka tersebut disebut tiga kali lebih besar dibandingkan anggaran tahun sebelumnya.

Untuk mendukung program AI for All, pemerintah Korea Selatan berencana menyediakan hingga 512 GPU NVIDIA B200 untuk tiga konsortium tadi. Pemerintah juga akan membantu menanggung sebaian biaya operasional tersebut.

Baca Juga: Apakah AI Bisa Belajar Sendiri? Ini Penjelasannya

Nah, kalau Indonesia punya program seperti ini dan seluruh masyarakat bisa memakai AI premium secara gratis, menurut kalian bakal dipakai buat apa saja?

Sumber

Share
Tags:

Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…
August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Ini Laptop Gaming terjangkau dan terbaru dari Axioo, dengan GPU…

Gaming

September 2, 2026 - 0

AOC Luncurkan Monitor 5K Dual Mode 360 Hz AGON Ultra AGP277KXM

AOC rilis AGON Ultra AGP277KXM, tawarkan resolusi 5K 180 Hz…
September 2, 2026 - 0

ASRock Luncurkan Motherboard Terjangkau B550M Pro-A WiFi 6E Berbasis DDR4

ASRock hadirkan motherboard B550M Pro-A WiFi 6E yang ditujukan untuk…
September 2, 2026 - 0

Harga DDR5 Kembali Cetak Rekor, Hampir 5 Kali Lipat Dibanding 2025

Harga RAM DDR5 kembali mencetak rekor baru pada Agustus 2026,…
September 1, 2026 - 0

Kebocoran 12TB Data Steam Bongkar Semua Game yang Batal Dirilis

Kebocoran 12TB data dari Steam mengungkap semua build lawas, proyek…