Philips Pamerkan Berbagai Skenario Smart Lighting untuk Home Entertainment
Jakarta, 30 September — Philips memperlihatkan berbagai skenario Smart Home Entertainment Lighting dalam acara peluncurannya di Indonesia. Salah satunya adalah Screen Sync yang memungkinkan pencahayaan di dalam ruangan mengikuti warna dan tampilan pada TV. Dalam demo, sistem tersebut digunakan pada TV berukuran 85 inci dengan beberapa lampu yang ditempatkan di area ruangan.

Screen Sync menggunakan kamera yang dipasang di atas TV untuk membaca warna pada layar. Setelah perangkat dan lampu terpasang, pengguna dapat melakukan kalibrasi untuk menyesuaikan pencahayaan dengan area pada layar. Menariknya, sinkronisasi ini tidak hanya berlaku untuk lampu strip di belakang TV, tetapi juga dapat melibatkan lampu lain melalui aplikasi WiZ.
Philips Hadirkan Suasana Menonton Lebih Imersif
Aplikasi WiZ menyediakan fitur pemetaan untuk menentukan posisi setiap lampu di dalam ruangan terhadap area tertentu pada layar. Dengan begitu, perubahan warna pada bagian tertentu di TV dapat diterjemahkan ke lampu yang berada di area terkait. Efek pencahayaan pun bisa menyebar ke berbagai bagian ruang hiburan, tergantung jumlah dan posisi lampu yang digunakan.
Philips kemudian memperlihatkan HDMI Sync 2.0 yang ditujukan untuk perangkat dengan sumber konten eksternal. Perangkat ini menjadi perantara antara sumber HDMI seperti set-top box atau konsol dengan TV, sekaligus meneruskan informasi gambar ke sistem pencahayaan. HDMI Sync 2.0 mendukung resolusi hingga 4K 60 Hz untuk kebutuhan menonton maupun gaming.
Untuk perangkat yang membutuhkan bandwidth lebih tinggi, Philips juga memperkenalkan HDMI Sync 2.1 dengan dukungan hingga 4K 120 Hz dan 8K 60 Hz. Pada skenario gaming, konsol dihubungkan ke Sync Box sebelum sinyal diteruskan ke TV, sementara sistem membaca sinyal video tersebut untuk menyinkronkan pencahayaan.
Baca Juga: Framework Bikin PC Desktop Kelas Dewa, RAM Sampai 384GB!
Lewat berbagai skenario ini, Philips menunjukkan bahwa Smart Home Entertainment Lighting tidak harus terbatas pada lampu di belakang TV. Pengguna bisa memilih Screen Sync untuk konten yang diputar langsung dari TV, atau HDMI Sync untuk perangkat eksternal seperti konsol dan set-top box.
Kalau kalian sendiri gimana, tertarik bikin setup lighting seperti ini buat di rumah?




















