Perkembangan Snapdragon di 2026, Mulai dari Snapdragon 8 Elite Gen 6 Series hingga Kemampuan Snapdragon X Series
Jakarta, 1 Oktober 2026 – Setelah menggelar acara Snapdragon Summit 2026, Qualcomm menggelar acara Snapdragon Partner and Media Event Indonesia di Jakarta. Di acara ini, mereka memperkenalkan perkembangan inovasi dan teknologi terbaru mereka.

Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan 8 Elite Extreme Gen 6

Teknologi terbaru yang diperkenalkan tentu saja adalah Snapdragon 8 Elite Gen 6 dan 8 Elite Extreme Gen 6. Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 jadi SoC paling kencang Qualcomm untuk saat ini, dengan Qualcomm Oryon CPU yang terdiri dua Prime Core 5.0 GHz dan enam Performance Core 4.0 Ghz. Diklaim performanya 13% lebih kencang dan daya 37% lebih efisien dibandingkan pendahulunya.
Terkait kemampuan AI, 8 Elite Extreme Gen 6 hadir Sensing Hub dengan Dual NPU. Ini diklaim mendukung hingga 200 juta parameter, yang bisa menjalankan fitur AI dengan lebih efisien. Tak hanya itu, terdapat fitur Personal Scribe yang dibenamkan di Sensing Hub, yang membantu AI memahami konteks personal pengguna.
Baca Juga: Perangkat Chromebook Bisa “Upgrade” ke Googlebook, Tapi Ada Syaratnya!
Lebih lanjut mengenai kemampuan AI, terdapat tiga komponen penting di Hexagon NPU. Kini Hexagon NPU di 8 Elite Extreme Gen 6 dibekali memori 50% lebih besar. Bila dibandingkan pendahulunya, kemampuannya 35% lebih ngebut dan performance per watt 33% lebih baik.
Soal pengolahan grafis, Adreno GPU di Snapdragon 8 Elite Gen 6 dibagi menjadi tiga GPU slice yang masing-masing memiliki kecepatan hingga 1.45 GHz. Level efisiensinya juga ditingkatkan hingga 12%. Jadi tak hanya lebih kencang, namun efisiensi dayanya tetap dijaga.
Perkembangan Snapdragon X Series

Tak hanya memberikan update terkait SoC smartphone, Qualcomm juga memberikan perkembangan terkait SoC untuk PC, Snapdragon X Series. Sejak diperkenalkan pada 2024 lalu, perkembangan SoC ini terbilang cukup pesat.
Kini, sudah lebih dari 7300 aplikasi yang bisa berjalan di sini, dengan 1950 lebih aplikasi native. Untuk game, ada lebih dari 3000 judul game yang bisa dimainkan. Bahkan, anti-cheat juga bisa berjalan dengan normal.
X2 Elite turut disiapkan untuk Agentic AI, dengan NPU 85 TOPS dan memory bandwidth hingga 228 GHz. Lalu kemampuan AI-nya mendukung hingga 450 lebih model dan mampu jalankan lebih dari 30 miliar parameter model on-device. Dengan perkembangan ini, perangkat dengan Snapdragon disiapkan untuk memasuki era AI agentik, di mana komputasi agentik adalah dunia yang akan dihadapi kedepannya.












