Edugames: Belajar Bersama Didut 5 “Aku Mau Tahu”

Reading time:
August 3, 2010

Perkembangan sifat dan kebiasaan anak banyak dipengaruhi oleh apa yang dipelajarinya ketika berumur dua hingga enam tahun. Pada masa ini, anak mencoba dan mempelajari banyak hal dari orang tua dan lingkungannya. Oleh karena itu, peran serta aktif orang tua dalam membentuk sifat anak di masa ini sangat penting untuk masa depan anak. Belajar pada masa ini juga banyak dipengaruhi oleh masukan visual yang diterimanya. Melihat fakta ini, Elex Kids Software membantu para orang tua dalam mendidik anaknya melalui software game pendidikan (edugames) anak bernama Belajar Bersama Didut 5: Aku Mau Tahu.

mencari benda

Seri Belajar Bersama Didut merupakan salah satu jajaran edugames yang dirilis Elex Kids Software untuk mengajarkan kebiasaan baik pada anak dengan cara yang menyenangkan, yaitu permainan visual yang menarik. Pada edugames ini, anak Anda akan diajarkan mengenai berbagai hal yang baik dan tidak baik dilakukan dalam kegiatan sehari-hari di rumah dan sekitarnya.

menangkap tikus

Modul pengajaran pada edugames ini terbagi menjadi dua. Pertama, anak akan menemukan permainan yang mengembangkan fungsi ketangkasan berpikir pada otak dan sekaligus mendekatkan karakter menggemaskan yang ada dalam game ini dengan anak Anda. Setelah anak Anda mulai menyukai karakter pada edugames ini, mereka akan diajarkan beberapa pengetahuan berguna seputar kegiatan sehari-hari melalui animasi yang melibatkan karakter tersebut. Beberapa contoh berguna mengenai modul yang diberi nama Harus Tahu ini antara lain pengetahuan merapihkan mainan, tempat tidur, menerima tamu, dan membersihkan sampah di pekarangan. Selain melalui animasi, edugames ini juga menampilkan suara yang lucu dan lagu yang menarik perhatian anak.

matching game

Jenis permainan yang dapat ditemui anak Anda dalam edugames ini juga cukup banyak. Pertama, Anda akan diarahkan menuju beberapa bagian game yang juga mewakili bagian rumah Anda. Anda dapat menemukan permainan di daerah ruang tamu, kamar tidur, ruang makan/dapur, kamar mandi, dan pekarangan. Setiap daerah tersebut memiliki animasi pengajaran yang berbeda dan permainan yang berbeda pula. Selain itu, anak Anda juga akan menemukan karakter lucu yang berbeda di setiap daerah.

Beberapa contoh permainan yang dapat anak Anda temui dalam game ini adalah Matching Game yang meminta anak untuk mencocokkan gambar yang sama kegunaannya, mengingat gambar yang ditampilkan, mencari benda di kamar yang berantakan, dan permainan menggerakkan karakter untuk mengumpulkan sampah. Permainan tersebut juga dibagi menjadi tingkat kesulitan dan lama bermain yang beragam. Sebaiknya anak Anda mencoba memainkan dari tingkat kesulitan termudah; karena beberapa permainan memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi.

tips003

Satu hal yang harus Anda waspadai adalah beberapa game membutuhkan cara pengendalian yang tidak membutuhkan klik mouse. Game Menangkap Tikus, Menembak Gelembung, dan Mengumpulkan Sampah membutuhkan tombol arah di keyboard untuk dioperasikan. Bahkan, Menembak Gelembung membutuhkan tombol arah dan spasi untuk menembak gelembung yang merupakan tujuan game ini. Sayangnya, beberapa game yang membutuhkan metode pengendalian berbeda tersebut tidak menyertakan cara pengendalian terlebih dahulu sebelum memulai permainan. Jadi, kami sempat kebingungan ketika mencoba memainkan game tersebut. Akibatnya, kami kalah tanpa perlawanan! Hal ini tentu saja melukai harga diri kami sebagai orang dewasa!

cover

Jenis:
Edugames

Harga:
Rp45.000,- di toko buku Gramedia terdekat di kota Anda.

Kesimpulan:
Game edukasi yang mendidik anak untuk mengetahui hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan di lingkungan rumah melalui game menarik dan animasi yang lucu.

Kelebihan:
Bentuk permainan yang menarik untuk mengembangkan tingkat kecerdasan visual anak, animasi yang menarik, dan permintaan spesifikasi komputer yang rendah.

Kekurangan:
Ada game yang terlalu sulit dan kurangnya keterangan kontrol permainan di dalam game.

Spesifikasi:
OS: Windows XP/Vista/7
CPU: Pentium 4
RAM: 512 MB

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…