Dua Seri Motherboard “Hitam” Gigabyte Pertama

Author
Deliusno
Reading time:
September 14, 2010

Tim JagatReview berhasil melihat penampakan P67A-UD5 dan P67A-UD7 di pagelaran Intel Developer Forum (IDF) 2010. Gigabyte adalah satu-satunya produsen motherboard untuk PC desktop (consumer class) yang hadir di IDF 2010.

Gigabyte booth di IDF 2010
Booth Gigabyte di IDF 2010

Kedua seri ini merupakan gelombang pertama produk motherboard Gigabyte yang mampu mendukung LGA1155.

P67A-UD5 dan P67A-UD7 tidak memiliki spesifikasi yang terlalu berbeda dengan P55A, telah mendukung USB3, SATA3, dan 3x USB Power ( daya yang dikeluarkan port USB ini 3x lebih besar dibandingkan USB biasa). Salah satu kelebihan yang menjadi nilai jual dari kedua motherboard ini terletak di heatsinknya. Apabila di seri P55A, Gigabyte menggunakan klip plastik untuk menjaga agar heatsinknya tidak lepas dari motherboad, maka di kedua seri baru ini, Gigabyte menggunakan baut untuk memperkokoh heatsink.

P67A-UD7

Motherboard seri ini memiliki 4 buah PCI-E x16. Ada semacam chip bridge PCI-E yang ditambahkan (mungkin nForce 200 atau produk sejenis dari PLX) sehingga ia mampu menjalankan mode SLI dalam konfigurasi 2×16 atau 4×8-lane. Di samping itu, ada dua buah slot PCI biasa dan satu slot PCI-E x1. Port I/O yang disediakan mencakup enam buah konektor SATA 3Gb/s serta dua buah konektor SATA 6Gb/s (internal), dua buah konektor Gigabit ethernet, konektor audio HD 8-channel, empat konektor USB 3.0, sebuah port FireWire, dan satu buah konektor eSATA. UD7 menggunakan 24 phase VRM untuk memberi tenaga kepada prosesor LGA1155. Untuk mempercantik dan membuat motherboard ini makin eksklusif, Gigabyte memberikan heatsink dengan warna dasar emas.

Gigabyte P67A UD7
Gigabyte P67A-UD7 didominasi dengan warna hitam
Gigabyte P67A-UD7 menggunakan 24 phase VRM Gigabyte P67A-UD7 dan UD5 menggunakan baut untuk memperkuat heatsinknya Inilah Heatsink P67A-UD7 yang menggunakan warna dasar emas
Gigabyte P67A UD7 covered and SATA
Masih ada bagian yang ditutupi oleh stiker hitam di motherboard ini (lihat panah merah). Gigabyte masih merahasiakan komponen tersebut. Kira-kira apa ya?
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

July 29, 2026 - 0

Gamer Cerdik Gabungkan 2 GeForce RTX 30, Ringankan Beban Frame Generation

Gamer cerdik berhasil gabungkan GeForce RTX 3090 dan RTX 3050…
July 29, 2026 - 0

Steam Frame Terancam Makin Mahal Akibat Harga Chip Qualcomm Naik

Kenaikan harga chipset Qualcomm dikabarkan dapat membuat perangkat Steam Frame…
July 29, 2026 - 0

TCL Masuk ke Pasar Gaming Monitor Premium Lewat OLED+ Pro X3B

TCL meluncurkan monitor dual-mode OLED+ Pro X3B, dengan panel 4K…
July 29, 2026 - 0

Stop Killing Games Kritik Keputusan Sony Hapus Disc PlayStation

Stop Killing Games mengkritik keputusan Sony menghentikan disc PlayStation dan…