Mark Rein: Nintendo 3DS Tak Akan Bisa Jalankan Unreal Engine

Reading time:
October 8, 2010
unreal engine

Nintendo 3DS, handheld anyar yang belum dirilis oleh Nintendo memang mengundang decak kagum para gamer karena feature dan spesifikasi yang ditawarkan di dalamnya. Tidak hanya efek tiga dimensi tanpa kacamata yang ditawarkan, tetapi segudang feature seperti kualitas grafis dan pengalaman bermain interaktif menjadi nilai jual utamanya. Tidak heran, Nintendo 3DS menjadi handheld yang paling ditunggu oleh para gamer di dunia. Tetapi apa benar Nintendo 3DS akan sesempurna itu?

Mark Rein, pemimpin dari Epic Games yang menciptakan Unreal Engine – salah satu engine yang paling banyak digunakan untuk membuat game-game berkualitas – memiliki pendapat yang berbeda tentang handheld Nintendo 3DS ini. Walaupun Nintendo 3DS sudah membuktikan kemampuannya menjalankan engine grafis dari Capcom yakni MT Framework dengan cukup baik, Epic Games masih memperlihatkan keraguannya. Rein sendiri mengatakan bahwa setelah melihat dan memperhatikan informasi tentang spesifikasi dari Nintendo 3DS sendiri, handheld ini diyakini tidak akan mampu menjalankan Unreal Engine di dalamnya. Jadi tidak akan ada game seperti Epic Citadel hadir handheld Nintendo ini.

nintendo 3ds final look2

Satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa Rein sendiri belum pernah memegang dan menganalisa Nintendo 3DS itu sendiri, ia belum memilikinya. Semua asumsi Rein didasarkan pada perbandingan spesifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan Unreal Engine dengan baik, dan asumsi ini bisa berubah jika ia memiliki kesempatan untuk bereksperimen dengan Nintendo 3DS secara langsung. Rein juga menegaskan bahwa bukan berarti Epic Games sendiri tidak akan membuat game yang disesuaikan dengan Nintendo 3DS, atau bahkan membangun Unreal Engine baru yang bisa diadaptasikan ke dalamnya.

Epic Citadel sendiri bisa dimainkan dengan sempurna untuk gadget dari Apple, iPhone dan iTouch, tetapi tidak mampu dijalan untuk Nintendo 3DS? Apakah ini berarti gadget fenomenal Apple itu masih lebih baik? Atau Mark Rein hanya perlu membuktikannya sendiri?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…
September 3, 2026 - 0

Review Acer Aspire 7 Pro: Kok Bisa Spek Segini Cuma Rp 13 Jutaan?

Hari gini nyari laptop high performance pada mahal semua? Eits…
September 2, 2026 - 0

Review Lenovo IdeaPad Slim 3i (2026): Kencang? Irit? Uji Perdana Laptop Intel “Wildcat Lake”

Kalian harus tahu kalau selain “Core Ultra Series 3”, Intel…

Gaming

September 13, 2026 - 0

HORI Umumkan Controller dan Aksesoris Switch 2 Bertema Zelda Ocarina of Time

HORI Japan menghadirkan controller dan aksesori resmi untuk Switch 2…
September 13, 2026 - 0

Nintendo Tambah Stok Switch 2 Edisi Zelda di Inggris Setelah Sold Out

Nintendo memastikan stok console Switch 2 edisi Zelda 40th Anniversary…
September 13, 2026 - 0

PHYSINT Tinggalkan Sony Diklaim Akibat Mahalnya Biaya Pengembangan

Sony diklaim ingin batalkan PHYSINT dan membuatnya pindah ke Xbox…
September 13, 2026 - 0

Pasar Headset VR Alami Penurunan Mendekati Jendela Rilis Steam Frame

Pasar headset VR global dilaporkan alami penurunan hingga 18% pada…