Review: Canon PowerShot S95

Reading time:
October 31, 2010
IMG 0165

Salah satu kamera paling populer di awal tahun ini adalah Canon S90, sebuah kamera hitam classy yang dapat menghasilkan gambar baik di kondisi minim cahaya. Pada dasarnya, kamera ini sangat digemari karena berhasil menggabungkan style, portability, dan kualitas gambar. S90 adalah kamera yang selalu diingin-inginkan fotografer, kecuali untuk satu kekurangan. Saat hampir semua kamera lain memiliki perekaman video HD, S90 hanya menawarkan resolusi video VGA.

Karena itu, tak lama kemudian Canon meluncurkan S95. Kamera ini memiliki beberapa pengembangan, termasuk perekaman video HD. Saat kami mencobanya, kami sangat menyukainya, sehingga kami bertanya-tanya, “Mengapa S90 tidak dari awal seperti S95 ini?”

Sekilas feature Canon PowerShot S95:

  • HS (High Sensitivity) System & lensa f/2.0
    Sistem HS pada S95 terdiri atas CCD 10 megapixel sensitivitas tinggi dan image processor Digic 4. Kedua item ini sama dengan yang terdapat pada S90. Ditambah dengan lensa aperture lebar, maka S95 sangat andal memotret dan merekam video dalam kondisi kurang cahaya.
  • Lensa zoom 3,8x, 28mm wide dengan Hybrid IS (S90 hanya IS reguler)
    Lensa pada S95 sama dengan yang terdapat pada S90, kecuali dengan satu perbedaan: S95 dilengkapi Hybrid IS. Hybrid IS adalah sistem peredam getar terbaru Canon yang menjanjikan efektivitas lebih baik dengan jarak fokus dekat.
  • Smart Auto (baru di S95)
    S95 lebih mudah digunakan dengan Smart Auto yang secara otomatis mengatur 28 variabel sesuai kondisi pemotretan.
  • Lens Control Ring, Full Manual & RAW
    Jika tidak puas dengan Auto, S95 memiliki dual control ring, di depan dan di belakang, yang berfungsi untuk mengubah beragam parameter pemotretan. Juga tersedia mode exposure Manual dan format RAW untuk meningkatkan fleksibilitas sebelum maupun sesudah pemotretan.
  • LCD 3 inci PureColor II G
    LCD ini juga sama dengan yang terdapat pada S90. Kualitasnya sangat baik. Kecerahan tinggi, dan cukup tajam dengan resolusi 461.000 dot.
  • Perekaman video HD dengan pilihan efek (baru di S95)
    High Definition di S95 adalah 1280×720 pixel dengan resolusi 24 fps. Feature ini memadai, tetapi kami berharap ada pilihan frame rate atau resolusi lebih tinggi.
  • High Dynamic Range mode (baru di S95)
    S95 memiliki mode HDR yang mengambil 3 frame dengan eksposure berbeda-beda dan mengabungkannya dalam 1 frame. Feature ini berfungsi cukup baik, tetapi memaksa Anda untuk memakai tripod saat menggunakannya.

Kualitas Fisik

Canon S95 2

Bagian depan kamera sangat minimalis. Sekilas hanya terlihat lensa. Flash tersembunyi, dan lampu AF hampir tak terlihat. Juga hampir tak terlihat adalah ring pengendali di sekitar lensa yang dapat digunakan untuk mengubah beragam parameter. Finishing S95 juga sedikit lebih kasar dibandingkan S90 sehingga kamera lebih mantap digenggam dan lebih tahan gores.

Canon S95 3

Berbeda dengan bagian depan kamera, bagian atas dan belakang S95 penuh dengan tombol-tombol pengendalian. Semua tombol ini memudahkan pengguna yang ingin memiliki kendali lebih baik dalam pemotretan. Layout dan ukuran tombol-tombol sangat baik sehingga mudah digunakan, tetapi tetap tidak merusak keindahan kamera secara keseluruhan. Di bagian kanan kamera terdapat cover yang menyembunyikan port HDMI untuk menghubungkan S95 dengan televisi HD.

Canon S95 10

Dalam genggaman, S95 terasa cukup kecil. Tidak ada tombol yang dapat tertekan secara tak sengaja saat kamera digenggam secara normal.

Canon S95 11

S95 juga sangat tipis. Pada foto ini, lensa berada pada posisi zoom terpanjang dan terlihat bahwa ukuran kamera secara keseluruhan masih tetap ramping.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…