Sonic OS 5.8 – Aplikasi Keamanan Jaringan dari SonicWALL

Author
Deliusno
Reading time:
November 16, 2010

SonicWALL 1

Dengan kelebihan yang ada di aplikasi SonicOS 5.8, seorang manajer TI dapat memvisualisasi seluruh trafik aplikasi dan menentukan konsumsi bandwidth aplikasi berdasarkan informasi secara real-time. Para manajer juga dapat memblokir atau mengontrol aktivitas-aktivitas yang tidak pantas. Seluruh kontrol beroperasi pada aplikasi-aplikasi spesifik, bukan mengandalkan port atau protokol generic yang kerap digunakan oleh firewall jenis stateful packet inspection (firewall inspeksi paket yang mampu menjaga status proses/transaksi).

Sonic OS 5.8 memiliki beberapa feature tambahan, jika dibandingkan dengan aplikasi sebelumnya. Feature-feature tambahan tersebut adalah:

  • Content Filtering Enhancements: Memberikan kebijakan konten yang lebih granular, fleksibel dan kuat, termasuk kemampuan untuk mendefinisikan pengelolaan bandwidth aplikasi heterogen yang memanfaatkan kategorisasi bandwidth dan identifikasi aplikasi
  • NetFlow/IPFIX (Internet Protocol Flow Information Export): protokol flow export fleksibel, dapat diperluas dan terbuka yang memungkinkan solusi pemantauan jaringan memanfaatkan Identifikasi dan Visualisasi SonicWALL.
  • Port Aggregation/Link Redundancy: Memadukan beberapa antar-muka 1-gigabit yang memungkinkan visualisasi dan kontrol untuk implementasi sistem multi-gigabit

SonicWALL Application Intelligence, Control and Visualization memanfaatkan database yang terus meningkat yang terdiri dari lebih dari 3000 aplikasi dan memanfaatkan teknologi Reassembly-Free Deep Packet Inspection (RFDPI) dari SonicWALL untuk mewujudkan implementasi berkinerja tinggi dengan latency yang rendah. SonicOS 5.8 juga menawarkan perbaikan yang signifikan terhadap kemampuan perlindungan keamanan dan malware Next-Generation Firewall yang ada. Dengan mengetahui volume, frekuensi dan kecanggihan ancaman yang terus meningkat, Next-Generation Firewalls memanfaatkan kecerdasan extra-firewall termasuk SonicWALL Global Response Intelligent Defense (GRID) Network yang memungkinkan adaptabilitas dan mitigasi ancaman secara real-time terhadap lebih dari 3.7 juta ancaman dan jumlah ini akan terus meningkat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

April 30, 2026 - 0

Film Nintendo Berikutnya Garapan Illumination Dikabarkan Rilis April 2028

Sebuah film Nintendo baru garapan Illumination dilaporkan muncul di jadwal…
April 30, 2026 - 0

Nama WUCHANG: Fallen Feathers Dibeli Digital Bros

Digital Bros resmi membeli IP WUCHANG: Fallen Feathers dari Chengdu…
April 30, 2026 - 0

Windrose Janjikan Daerah Baru Bernama Ashlands via Roadmap

Windrose bagikan roadmap terbarunya dengan janji akan bawakan daerah baru…
April 29, 2026 - 0

EA Sebut 85 Persen Proses QA Mereka Kini Sudah Gunakan AI

EA mengungkap sekitar 85 persen proses quality assurance mereka kini…