Narnia: the Voyage of the Dawn Treader

Reading time:
December 5, 2010

Satu lagi serial fantasi yang akan mewarnai akhir tahun Anda! Film ketiga dari serial Narnia yang diadaptasi dari buku karangan CS. Lewis ini sudah bisa Anda saksikan mulai 3 Desember 2010. Sepertinya, akhir tahun ini banyak sekali opsi film menarik untuk mengisi liburan Anda!

chronicles of narnia the voyage of the dawn treader ver3

Narnia: The Voyage of the Dawn Treader berkisah mengenai perjalanan Pangeran Caspian (Ben Barnes) untuk menemukan tujuh raja yang diasingkan pamannya, Miraz. Caspian harus menemukan raja-raja tersebut dan menyelamatkan mereka dari iblis yang mendiami Dark Island. Lucy (Georgie Henley) Edmund (Skandar Keynes), dan Eustace (Will Poulter), sepupu mereka, kembali ke Narnia melalui sebuah lukisan yang tergantung di rumah Eustace. Mereka pun bergabung bersama Caspian untuk membasmi iblis. Misi mereka pun bertambah berat ketika mengetahui bahwa di Lone Island terdapat upacara pengorbanan budak untuk iblis di Dark Island.

Misi kali ini bukanlah misi yang mudah karena kesetiaan dan kemurnian hati mereka diuji. Berurusan dengan iblis memang bukanlah hal yang menyenangkan! Berhasilkah Caspian menemukan ketujuh raja di waktu yang tepat? Apakah mereka akan kembali bertemu Yang Mulia Aslan? Petualangan Lucy, Edmund, Eustace, dan Caspian kali ini tidak boleh dilewatkan!

chronicles of narnia voyage of dawn treader

Dongeng lawas mengenai dunia Narnia cukup meracuni pikiran ketika saya masih kecil. Melihat imajinasi tersebut diwujudkan dalam bentuk visual tentunya merupakan kesenangan tersendiri sebagai penggemar serial C.S Lewis tersebut. Perbedaan serial ini dengan Harry Potter adalah dari segi pendeskripsiannya. JK. Rowling mendeskripsikan setiap detail bukunya dengan luar biasa, membiarkan setiap orang yang membacanya memiliki imajinasi masing-masing mengenai dunia Harry Potter. Berbeda dengan C.S Lewis yang mendeskripsikan Narnia dan seluruh karakternya dengan bahasa sederhana dan tidak banyak detail di dalamnya.

Menggarap Narnia menjadi sebuah film pasti bukan hal yang mudah. Sedikit detail yang dituturkan C.S Lewis membuat tim kreatif harus ekstra keras mewujudkan dongeng ini dengan sebaik mungkin. Saya sempat kecewa dengan dua seri Narnia sebelumnya yang—jika dibandingkan dengan Harry Potter dan Lord of the Ring—terkesan seperti B Movie. Pengembangan karakter dan visual efeknya seakan dikerjakan dengan tenaga dan dana yang seadanya. Namun, harapan besar membuncah dari diri saya saat mengetahui seri ketiga akan dirilis dalam format 3D.

THE CHRONICLES OF NARNIA THE VOYAGE OF THE DAWN TREADER 2

The Voyage of the Dawn Treader memang digarap dan didistribusikan oleh pihak yang berbeda dari dua seri sebelumnya. Andrew Adamson yang menyutradarai dua seri sebelumnya menyerahkan kursinya kepada Michael Apted (The World is not Enough). Walt Disney pun menyerah dan menyatakan tidak bisa memenuhi permintaan bujet untuk pengerjaan film ini (belajar dari penghasilan film kedua yang di luar target). Maka, distribusi film ini pun beralih ke 20th Century Fox.

Hasilnya, voila! Seri ketiga Narnia tidak mengecewakan! Proyek ini tampaknya dikerjakan dengan sangat matang, membuat hasilnya lebih baik dari bukunya sendiri. Saya suka dengan hasil kerja tim kreatif dalam menggambarkan kapal megah Caspian, Dawn Treader, dan dunia Aslan. Saya juga angkat topi untuk tim casting yang memilih Will Poulter untuk memerankan Eustace (karakter tersebut menjadi jauh lebih menyebalkan dari yang dideskripsikan di buku). Saya berharap Poulter mendapatkan penghargaan untuk nominasi “Most Annoying Character”—jika nominasi tersebut benar-benar ada.

Narnia: the Voyage of the Dawn Treader penuh dengan fantasi, aksi, dan petualangan seru! Dapatkan sensasi lebih nyata dengan menyaksikannya dalam format 3D!

Tanggal Rilis:
3 Desember 2010

Genre:
fantasi

Durasi:
115 menit

Sutradara:
Michael Apted

Pemain:
Georgie Henley, Skandar Keynes, Ben Barnes, Will Poulter

Studio:
20th Century Fox

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…

Gaming

April 27, 2026 - 0

Genshin Impact Akhirnya Perlihatkan Snezhnaya Serta Tanggal Rilisnya

HoYoverse akhirnya perlihatkan region terpenting di Genshin Impact, Snezhnaya, region…
April 27, 2026 - 0

Zenless Zone Zero Versi 2.8 “New: Eridan Sunset” Akan Tutup Season 2 di Awal Mei

HoYoverse resmi umumkan kehadiran Zenless Zone Zero versi 2.8 “New:…
April 25, 2026 - 0

Update Besar Slay the Spire 2 Picu Gelombang Review Negatif

Kehadiran update besar untuk Slay the Spire 2 justru memicu…
April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…