Menkominfo Ungkap Alasan Utama Penekanan Terhadap RIM

Reading time:
January 11, 2011

Polemik antara Pemerintah Indonesia dan RIM sebagai pihak pengembang Blackberry  ternyata masih jauh dari kata selesai. RIM memang sudah menyatakan komitmennya untuk memenuhi keinginan Pemerintah Indonesia terkait masalah pemblokiran pornografi, namun sepertinya hal tersebut masih belum cukup. Para pengguna Blackberry di Indonesia kembali harus dihadapkan pada ketidakpastian mengenai langkah pemblokiran yang mungkin dilakukan 17 Januari 2011 nanti. Sebuah alasan yang sama sekali tidak berhubungan dengan begitu banyak alasan yang selama ini disampaikan.

Menkominfo, Pak Tifatul Sembiring, melalui akun Twitter resminya, @tifsembiring mengemukakan alasan utama mengapa Pemerintah Indonesia menekan RIM dan layanan Blackberry mereka di Indonesia. Kita tidak sedang membicarakan pornografi, server, service center, atau konten lokal yang pernah dikemukakan sebelumnya. Kita sedang membicarakan tentang masalah pajak yang menurut Depkominfo, belum pernah dipenuhi oleh pihak RIM sendiri. @tifsembiring menuliskan beberapa poin mengenai masalah ini :

tifsembiring argumen penekanan terhadap RIM
  1. Tweeps yg budiman, berikut saya akan jelaskan beberapa hal terkait kontroversi peringatan kpd RIM yg mengoperasikan Black Berry di INA
  2. Data Pakar IT: ada 3 juta pelanggan RIM/BB di Indonesia. 2 jt resmi dan 1 jt black market.
  3. Dg rata2 menagih $ 7 USD/org/bulan. RIM menangguk pemasukan bersih Rp 189 Milyar/bln atau RP 2,268 Trilyun/thn. Uang rakyat INA utk RIM
  4. CATAT : RIM Tanpa bayar pajak sepeserpun kepada RI, tanpa bangun infrastruktur jaringan apapun di RI. Seluruh jaringan adalah milik 6 operator di INA.
  5. Salahkah kita meminta “JATAH” buat NKRI spt. Tenaga Kerja, konten lokal, hormati dan patuhi ketentuan Hukum dan UU di RI yg berdaulat ini
  6. Semua operator yg lain sudah menjalankan dan mematuhi UU dan peraturan RI, spt: bayar BHP frekw, pajak, rekrut naker, CSR, bantu korban2 Merapi, korban Mentawai, korban Wasior, bencana2 lainnya dan blokir pornografi.
  7. Kelirukah kita jika minta RIM menjalankan UU dan aturan yg sama? Apakah RIM perlu diberi keistimewaan dan perkecualian?
  8. Saya sdh baca komentar2, haruskah kita selalu me-runduk2 kpd asing? Arogankah kalau mengingatkan asing agr hormati hukum dan UU di INA.
  9. Ini u/kepentingan yg lebih luas. Diberi sepotong “kue kecil” lantas mati2an bela asing. Minta hak yg besar u/ bangsa yg terhormat ini.
  10. Mudah2an tweeps budiman maklum adanya.

Melalui tweet yang disampaikan Pak Tifatul ini, kita dapat menyimpulkan bahwa alasan utama penekanan terhadap RIM sebenarnya adalah masalah hak negara berupa pajak yang menurut Depkominfo, belum dibayar oleh pihak RIM sendiri. Mengapa kita dapat menyimpulkannya sebagai alasan utama? Karena beliau menuliskannya sebagai alasan yang pertama dan yang paling ditegaskan dengan bentuk data yang didapatkan. Bahkan dapat dikatakan, absennya pembayaran pajak ini kemudian diposisikan seolah-olah menjadi pemicu alasan berbagai tuntutan yang diajukan oleh Pemerintah Indonesia.

blackberry logoOtomatis pernyataan ini menuai berbagai komentar, dukungan dan kritik dari pengguna Twitter yang lain. Sebagian besar darinya bahkan berargumen bahwa sebenarnya RIM sudah membayar pajak melalui setiap pembayaran layanan Blackberry yang diajukan melalui operator resmi di Indonesia. Namun benarkah demikian? Sayangnya belum ada yang mampu menampilkan bukti atau fakta mekanisme sesungguhnya dari pembayaran pajak ini.

Bagaimana menurut Anda?

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…

Gaming

October 27, 2026 - 0

ASUS Luncurkan Mini PC ROG NUC 16 Bertema Phantom Blade Zero

ASUS luncurkan mini PC ROG NUC 16 bertema Phantom Blade…
October 27, 2026 - 0

Sony Patenkan Teknologi yang Ubah Audio Menjadi Petunjuk Visual

Sony patenkan teknologi yang mengubah suara game menjadi ikon visual,…
October 27, 2026 - 0

Street Fighter Kini Bisa Dimainkan di YouTube

Street Fighter II kini bisa dimainkan langsung di YouTube berkat…
October 27, 2026 - 0

Cherry Umumkan Lini Switch Mekanik Baru Untuk MX Illuma

CHERRY MX Illuma Red, Brown, dan Emerald Reef hadir dengan…