Dead or Alive Dicekal Karena Alasan Pornografi?

Reading time:
May 24, 2011
doa dimensions

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa sebagai sebuah industri, game harus memberikan nilai jual yang menarik para gamer. Beberapa mungkin menawarkan plot atau gameplay, namun tidak sedikit pula yang menjual sensualitas sebagai salah satu elemen yang utama. Gamer sering kali menemukan sebuah game dengan karakter wanita yang seksi luar biasa, baik sebagai pendukung maupun jagoan utama. Beberapa dari kita mungkin melihatnya sebagai sesuatu yang biasa, tetapi tidak sedikit yang melihat sebagai bentuk “halus” dari pornografi. Swedia salah satunya.

Dead or Alive: Dimensions yang akan dirilis untuk Nintendo 3DS terancam dicekal dan tidak akan dirilis di Swedia, Norwegia, dan Denmark. Sang distributor, Bergsala dan Nintendo Eropa memutuskan untuk mengambil langkah tersebut setelah mempelajari UU Swedia yang cukup ketat untuk pornografi di bawah umur. Semua gambar dan bentuk yang melakukan “ekspos” berlebihan terhadap anak di bawah umur dikategorikan sebagai tindakan yang melawan hukum. Lantas apa hubungannya dengan DOA: Dimensions? Terlepas dari penampilannya yang begitu dewasa, tiga karakter wanita di DOA yakni Ayane, Kasumi, dan Kokoro diceritakan masih berumur 16 tahun.

ayane doa1 kokoro doa

DOA: Dimensions juga menyertakan Showcase mode yang memberikan kesempatan bagi para gamer untuk mengambil gambar karakter wanita yang ada. Dipadukan dengan gaya dan pakaian seksi yang mereka kenakan, sebuah alasan ekstra bagi Bergsala untuk tidak merilis game ini di ketiga negara tersebut. Walaupun pemerintah Swedia sendiri belum memberikan keterangan resmi mengenai pencekalan tersebut, Bergsala mengambil inisiatif untuk mencegah hal yang lebih buruk terjadi. Sepertinya akan menjadi kekecewaan yang besar bagi para gamer pria di sana.

Dead or Alive adalah game fighting yang dikembangkan oleh Team Ninja. Tidak ada muatan pornografi yang eksplisit dalam setiap serinya, kecuali desain karakter yang superseksi. Versi terbarunya, Dimensions, rencananya akan dirilis akhir Mei 2011 untuk Nintendo 3DS.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…