NVIDIA Optimus untuk Linux

Author
Bimanto
Reading time:
May 24, 2011

nvidia

Pernahkah Anda mendengar tentang teknologi NVIDIA Optimus? Teknologi tersebut mengizinkan notebook dengan chip Intel dan graphics card NVIDIA untuk saling bertukar secara otomatis sesuai kebutuhan. Apabila Anda membutuhkan proses komputasi dengan tingkat graphic yang tinggi, maka sistem tersebut secara otomatis akan bekerja dengan menggunakan graphics card NVIDIA. Namun, jika Anda hanya membutuhkan kegiatan komputasi ringan, maka sistem akan menggunakan chip graphics dari Intel saja. Keunggulan dari teknologi ini adalah daya tahan hidup notebook, jika hanya bertahan menggunakan baterai, akan semakin panjang. Ingin lebih mengenal teknologi tersebut? Silahkan baca artikel kami sebelumnya “NVIDIA Optimus: Hidup Menjadi Lebih Mudah”.

Apa kelemahan dari teknologi NVIDIA Optimus ini? Teknologi tersebut tidak dapat dijalankan di sistem operasi selain Windows. Namun, hal tersebut sebentar lagi akan berubah. Ada beberapa developer yang saat ini sedang berusaha untuk menjalankan teknologi tersebut di sistem operasi Linux! Saat ini, para developer sedang mengerjakan Bumblebee, sebuah open source yang akan mewujudkan impian para pengguna notebook dengan sistem operasi Linux. Para developer tersebut sedang mengupayakan agar NVIDIA Optimus bekerja di Ubuntu, Debian, OpenSUSE, Fedora, dan Arch Linux. Untuk ke depannya, daftar tersebut akan ditambah lagi oleh para developer tersebut. Informasi tersebut kami dapatkan melalui liliputing.com.

Berita ini cukup membawa angin segar bagi pengguna notebook dengan sistem operasi Linux karena mereka dapat memilih menggunakan graphics Intel atau NVIDIA. Masih banyak yang harus diperbaiki karena Bumblebee masih belum selengkap Optimus, seperti switching graphics secara otomatis, belum mempunyai daftar game, dan aplikasi apa saja yang dapat menggunakan GPU NVIDIA. Namun, menurut kami, hanya masalah waktu saja hingga akhirnya Bumblebee akan sekuat Optimus.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

ASUS ExpertBook Ultra ini bisa dikatakan sebagai Laptop Bisnis pertama…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…

Gaming

May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…
May 12, 2026 - 0

Pocketpair Daftarkan Merek Dagang Baru Bernama Palworld Online

Pocketpair mendaftarkan merek dagang baru bernama Palworld Online, sehingga memicu…
May 12, 2026 - 0

Star Wars: Fate of the Old Republic Dibiayai Oleh Mantan Eksekutif NetEase

Fakta baru mengenai pihak yang mendanai Star Wars: Fate of…