Review Netbook Asus VX6: Kolaborasi Asus dengan Lamborghini

Author
Bimanto
Reading time:
May 10, 2011

Kinerja

SysMark 2007

sm

Kinerja prosesor Atom yang ada di produk ini tidak jauh berbeda dari prosesor sejenis yang biasa kami temukan di netbook. Hasil pastinya dapat Anda lihat di grafik di atas. Dengan hasil tersebut sebenarnya kami tetap tidak menyarankan pemakaian netbook ini di luar konteks, yaitu untuk kegiatan komputasi dengan menggunakan aplikasi bawah yang tidak menuntut kinerja yang tinggi. Walaupun AX6 Lamborghini hanya masuk ke kelas netbook, dengan penggunaan NVIDIA Ion Asus VX6 dapat menjalankan film dengan resolusi full HD1080P dengan baik.

MobileMark 2007

mm

Daya tahan hidup netbook ini juga termasuk baik, Asus VX6 ini dapat bertahan selama 272 menit atau setara dengan 4 jam lebih dengan daya baterai sebesar 5200mAh. Sebenarnya kami berharap lebih, tetapi dengan penggunaan NVIDIA Ion tampaknya hal tersebut sulit dicapai.

Transcoding

mse

Pemakaian NVIDIA Ion, membuat proses transcoding film HD ke berbagai resolusi berjalan dengan cukup cepat dibandingkan sebuah netbook tanpa NVIDIA Ion. Terbukti bahwa CUDA NVIDIA dapat berjalan untuk menyelesaikan tugas transcoding ini.

Kinerja NVIDIA Ion

3dm6

Kinerja graphics NVIDIA Ion  yang digunakan tidak memungkinkan notebook ini untuk memainkan game 3D dengan baik. Berdasarkan hasil benchmark 3D Mark 2006, yaitu di bawah angka 3000, sudah terlihat jelas kalau graphics yang ada tidak dapat digunakan untuk memainkan game 3D dengan FPS di atas 30, bahkan dengan settingan dan resolusi terendah sekalipun. Namun, game-game arcade masih dapat berjalan dengan baik.

Kesimpulan

Bagi Anda penggemar dunia otomatif dan teknologi, maka Asus VX6 Lamborghini sepertinya dapat mencerminkan ketertarikan Anda terhadap kedua dunia itu. Kami harus mengakui bahwa terobosan yang dilakukan oleh Asus dalam menciptakan produk ini lain dari pada yang lain. Netbook tersebut juga mempunyai nilai lebih dengan adanya port USB3.0 dan HDMI. Sebenarnya kami mengharapkan perangkat mobile ini menggunakan prosesor yang lebih bertenaga dan berotot sehingga dapat menjalankan aplikasi menengah ke atas dengan lancar layaknya sebuah super car Lamborghini seperti saat Anda menekan pedal gasnya sampai habis di jalan bebas hambatan.

Kelebihan

  • Port USB3.0 dan HDMI.
  • Desain menawan.
  • Layar 12″.

Kekurangan

  • Graphics  yang tertanam kurang dapat memainkan game 3D.
spec
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 8, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook Ultra (2026): Ultra Tipis, Ultra Kencang, Ultra Irit

Bodi ASUS ExpertBook Ultra (2026) Form Factor Clamshell Material Bodi…
April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Metal untuk…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Bodi Acer Predator Helios 16 AI Nah untuk desain, ini…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Bodi ASUS ROG Strix G16 (G615) Form Factor Clamshell atau…

Gaming

May 13, 2026 - 0

Kreator Lies of P Buka Lowongan Untuk Generative AI Creator

Kreator Lies of P membuka posisi baru untuk Generative AI…
May 13, 2026 - 0

Shift Up Janji Ungkap Stellar Blade 2 dan Project Spirits Pada 2026

Demi menjawab antusiasme fans mengenai game barunya, Shift Up janji…
May 12, 2026 - 0

Sega Resmi Batalkan Proyek Ambisius “Super Game”

Sega resmi membatalkan proyek ambisius Super Game yang telah berjalan…
May 12, 2026 - 0

Arena Breakout: Infinite Siapkan Mode PVE Permanen Mulai Juli 2026

Arena Breakout: Infinite akhirnya putuskan untuk hadirkan mode PVE permanen…