Review Netbook Asus VX6: Kolaborasi Asus dengan Lamborghini
Kinerja
SysMark 2007

Kinerja prosesor Atom yang ada di produk ini tidak jauh berbeda dari prosesor sejenis yang biasa kami temukan di netbook. Hasil pastinya dapat Anda lihat di grafik di atas. Dengan hasil tersebut sebenarnya kami tetap tidak menyarankan pemakaian netbook ini di luar konteks, yaitu untuk kegiatan komputasi dengan menggunakan aplikasi bawah yang tidak menuntut kinerja yang tinggi. Walaupun AX6 Lamborghini hanya masuk ke kelas netbook, dengan penggunaan NVIDIA Ion Asus VX6 dapat menjalankan film dengan resolusi full HD1080P dengan baik.
MobileMark 2007

Daya tahan hidup netbook ini juga termasuk baik, Asus VX6 ini dapat bertahan selama 272 menit atau setara dengan 4 jam lebih dengan daya baterai sebesar 5200mAh. Sebenarnya kami berharap lebih, tetapi dengan penggunaan NVIDIA Ion tampaknya hal tersebut sulit dicapai.
Transcoding

Pemakaian NVIDIA Ion, membuat proses transcoding film HD ke berbagai resolusi berjalan dengan cukup cepat dibandingkan sebuah netbook tanpa NVIDIA Ion. Terbukti bahwa CUDA NVIDIA dapat berjalan untuk menyelesaikan tugas transcoding ini.
Kinerja NVIDIA Ion

Kinerja graphics NVIDIA Ion yang digunakan tidak memungkinkan notebook ini untuk memainkan game 3D dengan baik. Berdasarkan hasil benchmark 3D Mark 2006, yaitu di bawah angka 3000, sudah terlihat jelas kalau graphics yang ada tidak dapat digunakan untuk memainkan game 3D dengan FPS di atas 30, bahkan dengan settingan dan resolusi terendah sekalipun. Namun, game-game arcade masih dapat berjalan dengan baik.
Kesimpulan
Bagi Anda penggemar dunia otomatif dan teknologi, maka Asus VX6 Lamborghini sepertinya dapat mencerminkan ketertarikan Anda terhadap kedua dunia itu. Kami harus mengakui bahwa terobosan yang dilakukan oleh Asus dalam menciptakan produk ini lain dari pada yang lain. Netbook tersebut juga mempunyai nilai lebih dengan adanya port USB3.0 dan HDMI. Sebenarnya kami mengharapkan perangkat mobile ini menggunakan prosesor yang lebih bertenaga dan berotot sehingga dapat menjalankan aplikasi menengah ke atas dengan lancar layaknya sebuah super car Lamborghini seperti saat Anda menekan pedal gasnya sampai habis di jalan bebas hambatan.
Kelebihan
- Port USB3.0 dan HDMI.
- Desain menawan.
- Layar 12″.
Kekurangan
- Graphics yang tertanam kurang dapat memainkan game 3D.














