Sennheiser PX 210 BT: Headphone Wireless Berkualitas Tinggi

Reading time:
May 20, 2011

Apa yang membuat headphone wireless jauh lebih keren dibandingkan perangkat sama dengan menggunakan kabel? Alasan utamanya tentu saja karena praktis digunakan di manapun. Tidak adanya kabel membuat Anda dapat dengan bebas menggerakkan kepala tanpa terganggu kabel yang melilit di sekitar leher. Kemudian, alasan lainnya mungkin karena headphone jenis ini terlihat lebih mahal. Tren masa kini yang memperlakukan headphone lebih sebagai aksesori pergaulan dibandingkan untuk mendengarkan musik membuatnya memiliki nilai lebih di mata orang sekitar penggunanya. Namun, satu hal yang pasti adalah harga yang harus Anda bayar untuk memiliki headphone ini. Baik dari sisi uang dan kualitas suaranya.

Penggunaan udara sebagai penghantar listrik (sinyal suara) tidak dapat mengalahkan kualitas penghantar listrik melalui kabel. Biasanya, harga ini merupakan hal yang lumrah ketika seorang pengguna akan membeli headphone wireless. Namun, dengan semakin tingginya kualitas pemancaran sinyal wireless, seperti pemancar wifi, diharapkan dapat turut meningkatkan kualitas suara yang dibawa melalui udara. Pertanyaannya adalah apakah Sennheiser PX 210 BT dapat mengatasi kutukan yang selalu menghantui headphone wireless tersebut? Dapatkah pengalaman Sennheiser dalam bidang tata suara menyelamatkan headphone ini?

Bentuknya Ringkas dan Elegan

Sebelum Anda memasuki pembahasan mengenai kualitas suara yang dihasilkan Sennheiser PX 210 BT, ada baiknya bentuk headphone ini dibahas terlebih dahulu. Sejujurnya, bentuk headphone ini tidak begitu “Wah”. Rancangan PX 210 BT terlihat ringkas dan tipis. Bila Anda terbiasa dengan desain Sennheiser, tentunya ini adalah hal yang wajar. Kesan Eropa yang kental dengan kerapihan dan praktis mendominasi headphone ini.

Desainnya praktis dan elegan.

Di bagian headband, terdapat dukungan besi yang kuat dan elastis. Jadi, Anda tidak perlu khawatir dengan kekuatan dan lenturan headband ketika mengikuti ukuran kepala. Selain itu, headphone ini juga menyertakan busa lembut penyangga kepala yang diselimuti kulit berkualitas tinggi. Pangkal driver dapat Anda gerakkan untuk disesuaikan dengan posisi kuping. Bagian driver diselimuti kulit yang nyaman untuk permukaan kuping Anda. Namun, ukuran driver yang cukup kecil harus diakui cukup mengkhawatirkan. Pada beberapa kasus, ukuran driver yang kecil dapat membuat kuping merasa tidak nyaman setelah digunakan selama beberapa jam.

Earpad diselimuti kulit yang nyaman.

Untuk melihat kenyamanan driver tersebut, headphone ini digunakan selama seharian sambil mengerjakan tugas harian. Apakah hal ini akan menimbulkan rasa sakit pada kuping? Ternyata, tidak muncul rasa sakit di daun kuping! Tampaknya tekanan yang diberikan pada kuping tidak cukup untuk membuatnya iritasi. Selain itu, lapisan kulit pada driver tidak terasa pengap dan lembut di kuping. Sebagai tambahan, isolasi suara luar ketika menggunakan driver ini juga cukup baik. Anda dapat menikmati lagu kesayangan tanpa terganggu suara luar yang masih berada di dalam batas kewajaran.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 29, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 755 AMD: Sama Kencangnya, Sama Komplitnya, Lebih Murah Harganya

Ini Laptop Gaming pertama dari Axioo dengan prosesor AMD Ryzen.…
April 27, 2026 - 0

Review Acer Predator Helios 16 AI: Laptop Gaming 16″ Paling “Monster” dari Acer!

Ini adalah Acer Predator Helios 16 AI! Walaupun ukurannya 16…
April 26, 2026 - 0

Review ASUS ROG Strix G16 (G615): Laptop ROG Kelas Atas dengan RTX 5080, Sekencang Apa?

Ini adalah Laptop Gaming Monster dari ASUS yang performanya super…
April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…

Gaming

May 2, 2026 - 0

Metro 2039 Tembus 1 Juta Wishlist Hanya Dalam Waktu Dua Pekan

Metro 2039 mencatat permulaan yang sangat kuat dengan menembus 1…
May 2, 2026 - 0

PlayStation Beri Klarifikasi Terkait Isu DRM Game Digital

Sony akhirnya memberi klarifikasi soal kekhawatiran DRM PlayStation yang dikhawatirkan…
May 2, 2026 - 0

Xbox Tampilkan Logo Baru Sebagai Bagian Dari Rebrand Console

Xbox mulai menerapkan identitas visual barunya di console, via logo…
May 1, 2026 - 0

Battlefield 6 Buka Pre-Order Untuk Battle Pass Season 3

EA lakukan manuver monetisasi yang agresif untuk Battlefield 6, dengan…