Algoritma ITS Baru Dapat Mengurangi Tingkat Kecelakaan

Reading time:
June 20, 2011

Peran manusia di berbagai bidang industri secara perlahan digantikan oleh mesin dan komputer. Dari pekerjaan seperti penyedia tiket parkir hingga bagian pengemasan di pabrik, semuanya sudah mulai beralih menggunakan jasa komputer. Kini, para peneliti dari MIT menunjukkan sebuah potensi penggunaan teknologi komputer untuk mengemudikan kendaraan. Dengan kata lain, konsep cerita yang disuguhkan dalam manga berjudul eX-Driver bisa saja terwujud di masa depan. Manusia tidak lagi mengemudikan mobil, tetapi komputer yang mengemudikan mobil untuk manusia.

Smart Car

Rajeev Verma dan Domitilla Del Vecchio, peneliti dari MIT, menggunakan sebuah sistem bernama ITS (Intelligent Transportation System). Pada dasarnya, ITS merupakan sebuah sistem keamanan yang bertujuan untuk menghindari terjadinya tabrakan. Hal ini terwujud dengan adanya kelengkapan seperti cruise control otomatis, radar atau sensor yang membantu mengurangi kecepatan mobil saat mendekati mobil lain, sistem peringatan dalam blind-spot pengemudi, serta traction control dan stability assist.Sistem ini telah banyak digunakan dalam produksi mobil-mobil terbaru, tetapi hingga saat ini masih bergantung pada kemahiran pengemudinya dalam menghindari kecelakaan. Para peneliti dari MIT sedang mengembangkan sebuah algoritma ITS yang memungkinkan sistem tersebut mengambil alih gerak kendaraan demi menghindari terjadinya kecelakaan.

Del Vecchio dan Verma melakukan percobaan algoritma ITS dengan menggunakan dua kendaraan mini dalam satu lintasan berliku. Satu kendaraan dikontrol oleh komputer dan satu lagi dikontrol oleh manusia. Percobaan ini diikuti oleh delapan orang sukarelawan dan 100 kali percobaan. Dari semua percobaan tersebut, 97 di antaranya menunjukkan keberhasilan algoritma ITS dalam menghindari terjadinya tabrakan. Apabila algoritma ITS ini berhasil dikembangkan dan dapat digunakan dalam kendaraan di jalan, nampaknya beberapa dekade ke depan, jumlah kecelakaan dapat berkurang secara signifikan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 24, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 7i FIFA World Cup Edition: Laptop Gaming Kolaborasi Spesial Piala Dunia!

Ini adalah laptop gaming limited edition dari Lenovo, yang kolaborasi…
June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Laptop 18-Core ini bodinya tipis dan beratnya enteng banget cuman…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…