Akhirnya, Video Gameplay DOTA 2 Diperlihatkan !

Reading time:
August 18, 2011
dota 2 wallpaper

Dua hari terakhir ini memang menjadi hari-hari milik Valve. Pergelaran Gamescom 2011 yang digelar di Jerman memang memperlihatkan jajaran gamer berkualitas yang dinanti oleh para gamer. Namun harus diakui fokus perhatian dunia hanya ada pada satu nama game yang rencananya akan diperkenalkan di ajang ini, DOTA 2. Game yang pada awalnya muncul sebagai mod dari Warcraft III milik Blizzard ini rencananya akan ditunjukkan kepada dunia dalam sebuah turnamen super megah berhadiah USD 1 Juta. Kini, waktu yang dinanti akhirnya tiba. Inilah DOTA 2 yang kita nantikan!

Dalam turnamen yang diikuti oleh pemain DOTA terbaik dunia ini, Valve akhirnya memperlihatkan DOTA 2 untuk pertama kalinya. Bahkan, mereka menyediakan layanan streaming untuk gamer yang ingin menyaksikan secara langsung. Sebagian besar gamer tentu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, termasuk saya. Menantikan streaming pertama DOTA 2 tak bedanya seperti menantikan sebuah event besar dalam hidup. Tegang, penasaran, keringat dingin, namun di sisi lain sebuah kebahagiaan untuk melihatnya secara langsung. Valve menarik semua adrenalin saya terpaku ke layar kaca.

Melihat DOTA 2 untuk pertama kalinya merupakan sebuah pengalaman yang cukup aneh. Mengapa? Karena hampir tidak ada elemen dalam segi visual yang dapat Anda kenali dan hubungkan dengan DOTA pertama. Nama-nama hero yang dihadirkan memang masih sama, namun visualisasi karakternya jauh berbeda. Anda akan menemukan Tidehunter yang kini lebih golem ikan, Anti-Mage yang lebih berbentuk manusia, Vengeful Spirit yang kini dengan tongkat, dan masih banyak lagi. Bahkan kedua tim yang berperang pun kini berubah nama – The Dire dan The Radiant.

Untungnya Valve masih mempertahankan sebagian besar elemen penting dari Dota. Sebagian besar skill yang ditunjukkan para hero ini benar-benar mirip dengan DOTA pertama, namun dengan efek yang lebih wah. Map perperangan pun tetap dibiarkan sama, termasuk posisi shop rahasia. User-interface untuk tiap hero dibuat dengan lebih ringkas dan padat. Item di sebelah kanan dan skill berada di tengah layar. Informasi seperti HP Regeneration kini juga ditambahkan. Anda juga masih akan mendapatkan suara-suara khas seperti “Monster Kill” atau “Double Kill” yang sama dengan DOTA pertama.

Turnamen megah ini masih berlangsung hingga berita ini dituliskan. Bagi Anda yang tidak sempat menyaksikannya secara langsung patut bergembira, karena Valve menyediakan semua video pertarungan tersebut di situs video, Youtube yang dapat Anda akses kapan saja. Untuk memberikan gambaran kepada Anda bagaimana bentuk DOTA 2, saya menyisipkan beberapa video pertempuran epik di sini. Masing-masing berdurasi 40 menit hingga 1 jam. Mode persiapan membutuhkan waktu sekitar 12 menit, jadi pastikan Anda melakukan skip video hingga menit tersebut untuk melompat ke awal pertarungan. Sayangnya turnamen ini sempat disisipi masalah teknis seperti lagging yang dikeluhkan para gamer pro.

Beberapa komentar negatif pasti meluncur dari mulut para gamer yang menginginkan kemiripan dengan DOTA pertama. Namun, perlu diingat, lisensi karakter Warcraft masih sepenuhnya milik Blizzard sehingga hampir tidak mungkin bagi Valve untuk mengadopsi dan merombaknya secara langsung. Sementara elemen lain seperti skill, nama, map, hingga gameplay merupakan kerjasama dengan IceFrog.

Tak perlu dibicarakan lagi, jantung saya berdegup kencang dengan adrenalin yang terpompa keras. Saya sudah tidak sabar lagi untuk segera menjajalnya. Bagaimana dengan Anda? Pastikan Anda mengecek JADWAL jika ingin melakukan streaming secara langsung.

Source: Dota2.com

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…

Gaming

October 15, 2026 - 0

NVIDIA Optimasi VRAM di DLSS 5 & Percepat Proses 2 Kali Lipat

NVIDIA luncurkan optimasi performa untuk DLSS 5 dengan turunkan permintaan…
October 15, 2026 - 0

Razer Rayakan Ultah Ke-30 Pokemon Dengan 3 Headset Tematik Baru

Untuk merayakan ulang tahun ke-30 Pokemon, Razer secara resmi merilis…
October 15, 2026 - 0

8BitDo Ultimate 3C+ Hadir dengan Analog Stick yang Bisa Diatur

Controller nirkabel 8BitDo Ultimate 3C+ tawarkan stik analog TMR yang…
October 15, 2026 - 0

Sony Rilis PS5 Midnight Black Khusus di Jepang Dengan Harga Lebih Murah

Sony meluncurkan PS5 Digital Edition Midnight Black khusus untuk gamer…